Doa Nurbuat Arab, Latin, Arti Lengkap Hukum Membacanya
Berikut ini bacaan Doa Nurbuat atau Nuurun Nubuwwat lengkap dalam Bahasa Arab dan Artinya.
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Musahadah
SURYA.CO.ID - Berikut ini bacaan Doa Nurbuat atau Nurun Nubuwwah lengkap dalam Bahasa Arab dan Artinya.
Doa Nurbuat tengah populer di pencarian google disebut sebagai 'Sholawat Nurbuat'.
Bacaan Doa Nurbuat artinya tentang permohonan kepada Allah SWT agar diberikan kebaikan-kebaikan dalam hidup.
Melansir Kitab Majmu' Syarif, inilah Doa Nurbuat lengkap:
اَللّٰهُمَّ ذِى السُّلْطَانِ الْعَظِيْمِ ، وَذِى الْمَنِّ الْقَدِيْمِ ، وَذِي الْوَجْهِ الْكَرِيْمِ ، وَوَلِيِّ الْكَلِمَاتِ التَّآمَّاتِ ، وَالدَّعَوَاتِ الْمُسْتَجَابَةِ ، عَاقِلِ الْحَسَنِ وَالْحُسَيْنِ مِنْ اَنْفُسِ الْحَقِّ ، عَيْنِ الْقُدْرَةِ والنَّاظِرِيْنَ ، وَعَيْنِ الْاِنْسِ وَالْجِنِّ ، وَاِنْ يَّكَادُ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا لَيُزْ لِقُوْنَكَ بِاَبْصَارِهِمْ لَمَّا سَمِعُوا الذِّكْرَ وَيَقُوْلُوْنَ اِنَّهُ لَمَجْنُوْنَ ، وَمَا هُوَ اِلاَّ ذِكْرٌ لِلْعَالَمِيْنَ ، وَمُسْتَجَابُ لُقْمَانَ الْحَكِيْمِ ، وَوَرِثَ سُلَيْمَانُ دَوُدَ عَلَيْهِمَا السَّلَامُ الْوَدُوْدُ ذُو الْعَرْشِ الْمَجِيْدِ ، طَوِّلْ عُمْرِيْ ، وَصَحِّحْ اَجْسَادِيْ ، وَاقْضِ حَاجَتِيْ ، وَاَكْثِرْ اَمْوَالِيْ وَاَوْلَادِيْ ، وَحَبِّبْ لِلنَّاسِ اَجْمَعِيْنَ ، وَتَبَاعَدِ الْعَدَاوَةَ كُلَّهَا مِنْ بَنِيْ آدَمَ عَلَيْهِ السَّلَامُ ، مَنْ كَانَ حَيًّا وَّيَحِقَّ الْقَوْلُ عَلَي الْكَافِرِيْنَ ، وَقُلْ جَآءَ الْحَقُّ وَزَهَقَ الْبَاطِلُ ، اِنَّ الْبَاطِلَ كَانَ زَهُوْقًا ، وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْاٰنِ مَاهُوَ شِفَآءٌ وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِيْنَ ، وَلَايَزِيْدُ الظَّالِمِيْنَ اِلَّا خَسَارًا ، سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ ، وَسَلَامٌ عَلَي الْمُرْسَلِيْنَ ، وَالْحَمْدُ
"Bismillaahir rohmaanir rohiim. Allahumma dhisshulthanil adziim. Wa dzil mannil qadim wa dzil wajhil kariim wa waliyyil kalimaatit tammaati wad da'awaati mustajaabati 'aaqilil hasani wal husaini min anfusil haqqi 'ainil qudrati wannaazhirinna wa 'ainil insi wal jinni wa in yakadul ladzinna kafaruu la yuzliquunaka bi-abshaarihim lamma sami'udz dzikra wa yaquuluuna innahu lamajnuun wa maa huwa illa dzikrul lil 'aalamiin wa mustajaabu luqmanil hakiimi wa waritsa sulaimaanu daawuda 'alaihis salaamu al waduudu dzul 'arsyil majiid thawwil 'umrii wa shahhih ajsadii waqdli haajatii waktsir amwaalii wa aulaadii wa habbib linnaasi ajma'in. Watabaa 'adil 'adaa wata kullahaa min banii aadama 'alaihis salaamu man kaana hayya wa yahiqqal baathilu innal baathila kaana zahuuqaa. Wa nunazzilu minal qur'aani maa huwa syifaa-uw wa rahmatul lil mu'miniina. Subhaana rabbika rabbil 'izzati 'ammmaa yashifuuna wa salaamun 'alal murshaliina wal hamdu lillahi rabbil 'aalamiin."
Artinya: "Ya Allah robb yang memiliki kekuatan yang agung, yang memiliki kemauan yang abadi dan yang memiliki wajah yang mulia dan sebagai pelindung kalimat-kalimat-nya serta pengabul do'a-do'a, kecerdasan hasan dan husein dari jiwa yang benar, pelindung indra mereka yang melihat serta indra jin dan manusia. Dan ketika orang-orang kafir akan menggelincirkan kamu dengan penglihatan sihir mereka tatkala mereka mendengar peringatan lalu mereka berkata-kata, sesungguhnya ia adalah gila. Tiadalah itu semua melainkan sebagai peringatan bagi seluruh alam. Allah yang mengabulkan do'a luqmanul hakim dan mewariskan sulaiman bin daud a.s. Ya allah robb yang maha penuh kasih, ya allah, ya allah, ya allah robb yang memiliki singgasana yang agung, yang dapat berbuat apa yang diinginkan, maka panjangkanlah umurku dan sehatkanlah tubuhku, perkenankanlah hajatku, limpahkanlah hartaku dan anak-anakku, dan berikanlah rasa cinta semua manusia kepadaku, jauhkanlah permusuhan dan pertentangan dari diriku dari semua anak cucu adam a.s. Allah yang hidup dan perkataan itu benar atas orang-orang kafir. Dan katakanlah telah datang yang haq dan telah sirnalah yang bathil karena sesungguhnya yang bathil itu pasti akan sirna. Dan kami telah menurunkan al-qur'an itu sebagai penyembuh dan rahmat untuk orang-orang yang beriman. Dan orang-orang yang zalim itu tidaklah mendapat sesuatu di dunia ini melainkan kerugian."
Hukum Membaca Doa Nurbuat
Dikutip dari tayangan YouTube Tetesan Ilmu, Ustadz Abdul Somad (UAS) menjelaskan hukum membaca Doa Nurbuat.
Mulanya, Ustadz Abdul Somad menjelaskan pengertian doa.
UAS menyampaikan doa terbagi dua, pertama ada doa ma'tsur yaitu ada di dalam Al Qur'an dan hadist, doa yang kedua adalah doa yang dibuat ulama tapi tidak bercanggah dengan Qur'an dan sunnah namanya doa ghoiru ma'tsur.
Menurut Imam Ibnu Fajar Al Asqolani dalam Kitab Fathul Bari sarah sahih Al Bukhari, bila doa itu tidak bercanggah dengan Al Qur'an dan sunnah, boleh diamalkan.
Boleh karena maknanya masih bersesuaian dengan Al Qur'an dan sunnah.
"Silahkan amalkan Doa Nurbuat, coba lihat Doa Nurbuat itu, bila ada bercanggah dengan Al Qur'an maka tinggalkan, bila tak bercanggah amalkan. Tapi kalau memperakui bahwa ini dari Nabi, padahal tidak ada sanad dalam kitab hadist Nabi, jangan amalkan. Ambil bahasanya, ambil doanya tapi jangan katakan dari Nabi walaupun baik," jelas Ustadz Abdul Somad.
Link Video lengkap ceramah Ustadz Abdul Somad
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/doa-tahlil-lengkap-disertai-susunan-bacaan-tahlil.jpg)