Senin, 13 April 2026

Berita Pacitan

Wabah Diare Makin Meluas, Dinkes Pacitan Sebut Sudah 104 Kasus

Warga Desa Sumberejo, Sudimoro, Pacitan yang menderita wabah diare bertambah jadi 104 warga.

Penulis: Pramita Kusumaningrum | Editor: irwan sy
IST
Petugas melakukan kaporisasi di beberapa sumber air di Kecamatan Sudimoro Pacitan 

Berita Pacitan

SURYA.co.id, PACITAN - Warga Desa Sumberejo, Sudimoro, Pacitan yang menderita wabah diare bertambah.

Dari laporan Dinas Kesehatan (Dinkes) Pacitan total 104 warga yang terserang diare.

“Sebelumnya kan 95 orang. Sekarang ada 104 orang,” ujar Kepala Dinkes Pacitan, dr Hendra Purwaka, Minggu (8/1/2023).

Dia mengaku, sebagian menjalani rawat jalan di bawah pemantauan tenaga kesehatan dari Puskesmas Sukorejo.

Gejala yang dialami hanya mual dan mencret.

“Mungkin tertular karena kondisi lingkungan yang sudah tercemar oleh virus,” kata mantan kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKB san PPPA).

Menurutnya, hal itu sesuai temuan dari Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Surabaya.

Dia pun menyarankan kondisi lingkungan perlu diperhatikan.

‘’Karena penyebaran penyakit ini berbasis lingkungan, sehingga kondisi lingkungan perlu diperhatikan betul,’’ tuturnya.

Walaupun ada kasus bantu, dr Hendra mengklaim bahwa penularan diare di desa yang berbatasan dengan Trenggalek ini terkendala, sehingga untuk diberikan sebagai kejadian luar biasa (KLB) belum waktunya.

“KLB itu banyak pertimbangan, termasuk juga melakukan karantina terhadap warga. Ini sudah terkendali. Kami tahan dulu untuk status KLB-nya,” bebernya.

Harapannya, kata dia, sampel air yang telah diambil oleh petugas dari Balai Besar Pengendalian Teknik Lingkumhan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) segera keluar hasilnya.

Sampel air di uji di laboratorium Intitute of Tropical Disease (ITD) Universitas Airlangga cepat keluar. 

“Sehingga, dapat diketahui cara efektif untuk mencegah penularan kasus diare di Desa Sumberejo. Mungkin 2 sampai 3 hari kedepan,” pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved