Berita Situbondo
Pasir Putih Situbondo Masih Favorit, Dua Jam Sudah 2.000 Lebih Pengunjung Datang di Awal Tahun Baru
Ia menjelaskan, ia berjualan ikan kering yang dijual hanya Rp 15.000 per paket. "Kalau ramai tetapi yang beli sepi," ujar Sulaiha.
Penulis: Izi Hartono | Editor: Deddy Humana
SURYA.CO.ID, SITUBONDO - Kawasan pantai masih menjadi pilihan utama para wisatawan selama periode liburan yang singkat, seperti pada tahun baru 2023. Salah satunya objek wisata Bahari Pasir Putih di Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo, yang masih menjadi favodit di kawasan tapal kuda.
Terbukti jumlah pengunjung di destinasi wisata legendaris itu cukup besar, sejak pagi sampai siang kawasan itu terus didatangi ribuan orang dari berbagai daerah. Meski gelombang laut cukup besar, namun tak menyurutkan niat para pengunjung untuk mandi di laut.
Bahkan, mereka tetap banyak yang turun ke laut untuk bermain dengan menikmati sensasi hempasan gelombang laut ke pinggir pantai. Salah seorang pengunjung asal Kabupaten Jember, Intan mengatakan, meski cuacanya tidak mendukung, namun ia menikmati liburan di Pasir Putih tesebut. "Luar biasa pemandangannya. Sayang cuaca kurang bagus," Intan kepada SURYA, Minggu (1/1/2023).
Menurut wanita berjilbab ini, akibat gelombang besar anaknya yang berniat berenang bersama di laut terpaksa dilarang, jadi hanya bermain pasir di pinggir pantai. "Ya tetap saya dampingi karena kawatir terseret ombak," katanya.
Dengan membeludaknya pengunjung, para pedagang seperti kecipratan rezeki. Mulai pedagang makanan, akseroris, pakaian dan pernak-pernik kerajinan laut. Seperti beberapa pedagang sate yang biasa mangkal di kawasan Pasir Putih.
Imam Muhtadi, seorang pedagang sate ayam di kawasan itu mengaku bersyukur, karena omzet dan pendapatan penjualan satenya di tahun baru ini meningkat. "Alhamdulillah sekarang ini pendapatan saya bisa mencapai Rp 700.000," kata Imam.
Dibandingkan hari libur biasa, pendapatan dari berjualan sate tidak sebanyak saat baru saat ini. "Kalau hari atau liburan biasa, paling banyak dapat Rp 300.000," tambahnya.
Tetapi ada pula pedagang yang malah paceklik, seperti dialami Sulaiha, pedagang ikan kering. Ia mengaku meski pengunjung banyak, namun yang membeli hampir tidak ada. Menurutnya, sejak pagi tidak ada satupun pengunjung yang membeli dagangannya.
Ia menjelaskan, ia berjualan ikan kering yang dijual hanya Rp 15.000 per paket. "Kalau ramai ya ramai, tetapi yang beli sepi," ujar Sulaiha.
Sementara Manajer Wisata Pasir Putih, Situbondo, Ru'aidi mengatakan, sejak pukul 10.00 WIB para pengunjung mulai berdatangan ke lokasi itu. Menurutnya, jumlah pengunjung mengalami peningkatan yang sangat tinggi dibandingkan periode sebelumnya.
"Hanya setiap dua jam, misalnya pada pukul 10.00 WIB hingga 11.45 WIB, jumlah pengunjung tercatat sebanyak 2.555 orang lebih," kata Ru'aidi saat ditemui SURYA.
Untuk mengantisipasi hal tidak diinginkan, pihaknya bekerjasama dengan Satpol PP, TNI dan Polri serta melibatkan Puskemas Bungatan untuk membantu pengunjung selama berwisata di pantai tersebut. "Kami juga memasang pusat informasi yang dipasang secara paralel di tiap pintu masuk wisata, untuk memberi himbauan kepada pengunjung," pungkasnya. ****
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Objek-wisata-Pasir-Putih-Situbondo-sambut-2023.jpg)