Jadi Pemicu Penumpang Pajero Banting Mesin EDC SPBU, Ini Cara Membuat Barcode Subsidi MyPertamina
Berkaca dari Aksi penumpang Pajero banting mesin EDC di SPBU Purbalingga yang viral, Berikut Cara Membuat Barcode Subsidi MyPertamina.
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Adrianus Adhi
SURYA.co.id - Aksi penumpang Pajero banting mesin EDC di SPBU Purbalingga yang terekam kamera CCTV ramai jadi sorotan.
Pemicu insiden tersebut sebenarnya sederhana, yakni si penumpang Pajero marah karena tidak memiliki barcode subsidi My Pertamina.
Karena tak memiliki barcode tersebut, si penumpang Pajero tak bisa membeli jumlah solar sesuai dengan keinginannya.
Merasa tidak terima, si penumpang tiba-tiba membanting mesin EDC yang sedang dipegang petugas SPBU dan langsung kabur.
Berkaca dari insiden tersebut, bagaimana cara membuat barcode subsidi My Pertamina?
Berikut langkah-langkahnya:
Adapun cara daftar di Subsidi MayPertamina bisa dengan dua cara, yakni cara online dan offline atau langsung datang ke both di domisili masing – masing.
1. Cara Online
Siapkan berkas yang dibutuhkan:
- Foto KTP terlihat jelas
- Foto pemilik kendaraan terlihat jelas
- Foto STNK depan dan belakang (dibuka)
- Foto kendaraan tampak depan dan sisi
- Foto nomor polisi kendaraan
Daftar di link Subsidi Tepat MyPertamina:
- Buka link subsiditepat.mypertamina.id: LINK
- Klik centang di sebelah tulisan, “Saya telah memahami ..” dan “Daftar Sekarang”
- Isi formulis pendaftaran sesuai KTP lengkap dengan upload foto
- Ketik password
- Klik “Selanjutnya”
- Isi data kontak dan alamat dan Klik “Selanjutnya”
- Pilih jenis subsidi, Pilih tipe customer
- Upload STNK, nomor polisi, foto kendaraan dan Lengkapi data
- Pendaftaran selesai dan tunggu hingga dilakukan verifikasi oleh pihak Pertamina
QR Code akan muncul setelah verifikasi selesai dan bisa disimpan untuk pembelian Pertalite atau Solar.
2. Cara Offline
Sementara untuk pendaftaran offline bisa mendatangi both yang terdapat di masing – masing Kota/Kabupaten dan membawa KTP, STNK dan kendaraan yang akan didaftarkan.
Daftar Kota / Kabupaten untuk bisa daftar Subsidi Tepat MyPertamina bisa dicek melalui laman ini: LINK
Baca juga: SOSOK Penumpang Pajero Banting Mesin EDC SPBU Purbalingga, Ternyata Bukan Pemilik dan Ini Nasibnya
Penumpang Pajero Banting Mesin EDC SPBU
Sebelumnya, sempat diberitakam video itu viral pada Senin (26/12/2022).
Berdasarkan video tersebut pemilik kendaraan diketahui akan mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar.
Pengawas SPBU Bajong, Awaludin mengatakan pemilik kendaraan saat itu berniat mengisi BBM Rp200 ribu kepada petugas SPBU.
Kemudian petugas SPBU menanyakan kepada pemilik kendaraan terkait barcode subsidi My Pertamina.
Namun pemilik kendaraan tidak mempunyai barcode tersebut.
Petugas SPBU mencoba menjelaskan kalau tidak ada barcode hanya bisa mengisi 10 liter saja.
Akan tetapi karena merasa tidak terima si pemilik kendaraan tiba-tiba langsung kabur dengan melakukan tindakan membanting mesin adc petugas SPBU.
Kapolres Purbalingga, AKBP Era Jhony Kurniawan menjelaskan, kasus tersebut sudah diselesaikan secara kekeluargaan.
"Sudah dimediasi kedua belah pihak antara pelaku dan pihak SPBU telah dipertemukan di Polsek Bukateja," katanya kepada tribunjateng.com, Rabu (28/12/2022).
Dari hasil mediasi, pengendara Pajero telah meminta maaf kepada pihak SPBU atas kejadian saat itu.
Pemilik Pajero bersedia menanggung kerugian atas kerusakan alat EDC.
"Keduanya sudah saling menerima. Pelaku juga siap bertanggung jawab atas kerusakan alat yang ditimbulkan," terangnya.
Mobil Pajero yang dikendarai pelaku adalah milik anggota DPRD Purbalingga berinisial AY.
Namun saat kejadian, mobil sedang digunakan oleh sopir dan saudaranya.
"Dari hasil lidik oleh anggota kami, mobil milik AY. Akan tetapi, saat kejadian tengah digunakan oleh sopir dan saudaranya yang ingin mengisi bahan bakar," ungkapnya.
AY mengakui mobil Pajero tersebut adalah miliknya.
Saat itu dirinya tengah berada di luar kota.
"Betul mobil saya, tapi bukan saya yang memakai. Saya sedang ada di luar kota. Adik saya dan sopir yang memakainya, saya jarang pakai mobil itu," ujarnya.
Berdasarkan informasi yang diterimanya perbuatan tersebut dipicu oleh sikap tidak ramah yang dilakukan oleh petugas SPBU dalam memberikan pelayanan.
"Info yang saya terima, mau membeli solar ditanya barcode.
Namun karena tidak punya jadi ditolak.
Saat minta diisi dexlite juga ditolak, jadi refleks menepis EDC hingga jatuh," imbuhnya.
Menurutnya pelayanan yang dilakukan oleh petugas SPBU harus lebih ramah kepada masyarakat.
>>>Ikuti Berita Lainnya di News Google SURYA.co.id
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Jadi-Pemicu-Penumpang-Pajero-Banting-Mesin-EDC-SPBU-Ini-Cara-Membuat-Barcode-Subsidi-MyPertamina.jpg)