Berita Gresik

Kembali Meraih Proper Emas, Petrokimia Gresik Terus Berkomitmen Kelola Kelestarian Lingkungan Hidup

Program Literasi Petrokimia Gresik di Lamongan berangkat dari problem lingkungan, dari sektor pertanian dan peternakan di masyarakat

Penulis: Sugiyono | Editor: Deddy Humana
istimewa
Wakil Presiden (Wapres) RI, KH Ma’ruf Amin disaksikan Menteri LHK RI, Siti Nurbaya memberikan penghargaan kepada Dirut Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo atas keberhasilannya mempertahankan proper emas, Kamis (29/12/2022). 

SURYA.CO.ID, GRESIK – Wakil Presiden (Wapres) RI, KH. Ma’ruf Amin memberikan penghargaan kepada Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo atas keberhasilannya mempertahankan proper emas yang merupakan penghargaan tertinggi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI, Jumat (30/12/2022).

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo mengatakan, KLHK RI dalam laporannya menyampaikan bahwa ada 51 perusahaan dengan penilaian proper peringkat Emas dan ada perusahaan yang meraih peringkat hitam. Bahkan Menteri LHK RI, Siti Nurbaya ikut hadir dalam penyerahan penghargaan di Jakarta.

"Perolehan proper emas menjadi bukti jika Petrokimia Gresik berupaya menyelaraskan pembangunan bisnis dengan kelestarian lingkungan hidup, sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Tahun ini adalah tahun kedua kami memperoleh proper emas,” kata Dwi Satriyo dalam rilis Humas Petrokimia Gresik.

Selain itu, Dwi Satriyo menambahkan, bahwa lingkungan merupakan instrumen penting bagi perusahaan dalam meningkatkan daya saing, apalagi saat ini Petrokimia Gresik bersama Pupuk Indonesia tengah berkompetisi menjadi leader di pasar internasional.

“Untuk itu, perusahaan terus berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan lingkunganse tiap tahunnya yang saat ini telah menjadi isu global,” tambahnya.

Dwi Satriyo juga mengatakan, bahwa arahan Wapres RI dalam awarding, proper mendorong setiap aktivitas bisnis tidak sekadar pemenuhan ketaatan terhadap peraturan lingkungan hidup. Tetapi menjadi platform bagi praktik bisnis berkelanjutan, dengan menerapkan prinsip ekonomi hijau. “Kriteria penilaian proper tiap tahun kian kompleks mengikuti kebutuhan dan tuntutan zaman," imbuhnya.

Dalam pengelolaan lingkungan, Petrokimia Gresik memiliki inovasi lingkungan peternakan sapi terintegrasi (Literasi), yang menjadi salah satu inovasi sosial bagi Petrokimia Gresik.

"Program Literasi Petrokimia Gresik di Kabupaten Lamongan berangkat dari problem lingkungan, dari sektor pertanian dan peternakan di masyarakat. Saat ini mampu menjadi solusi komprehensif yang menginspirasi dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat," imbuhnya.

Melalui Literasi, lahirlah tabungan limbah ternak, produk media tanam, serta kemudahan membayar premi Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS) yang dapat melindungi usaha peternak dan Asuransi Usaha Tani Jagung (AUTJ).

Sedangkan tabungan limbah ternak, digunakan bahan baku media tanam/pupuk kompos yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman hortikultura. Selanjutnya, hasil panen dari tanaman hortikultura diolah menjadi produk jamu dan katering yang dapat dijual langsung ke konsumen.

“Limbah ternak maupun limbah hasil pertanian jagung yang disetorkan kepada Bank Literasi, ditukar dengan rupiah yang dapat digunakan untuk membayar premi asuransi,” urainya.

Selain itu, green leadership menjadi penilaian pada proper. Poin ini untuk mengukur komitmen pemimpin perusahaan terhadap pengelolaan lingkungan seperti mini policy.

"Pencapaian proper ini memang yang tertinggi, tetapi upaya pengelolaan lingkungan bukan berarti berhenti sampai di sini. Komitmen ini terus ditingkatkan, karena semakin baik pengelolaan lingkungan hidup sebuah perusahaan, maka semakin banyak dampak positif yang bisa diberikan maupun didapatkan,” tandasnya. *****

Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved