Minggu, 26 April 2026

Berita Ngawi

Diserang Sepupunya Yang Mabuk, Pemuda di Ngawi Nekat Melukai Dengan Sajam

korban baru mendapatkan informasi dari petugas medis, karena ada luka tusuk di leher belakang sama kepala bagian belakang

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Deddy Humana
surya/febrianto ramadani
Warga Desa Ngompro, Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi mendapat perawatan di RSUD dr Widodo usai dilukai sepupunya sendiri. 

SURYA.CO.ID, NGAWI - Bentrok antara dua saudara sepupu, masing-masing YW (18) dan BJ (26), di sebuah rumah makan di Desa Beran, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, Rabu (28/12/2022) pagi, berakhir ke polisi. Ini setelah YW nekat melukai BJ dengan senjata tajam (sajam) ketika sedang berada di sebuah rumah makan di Jalan Ir Soekarno atau Ring Road Barat.

Dua orang sepupu itu juga satu kampung di Desa Ngompro, Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi. Akibat dituduk YW memakai pisau, korban mengalami luka di leher, kepala, dan pelipis sehingga menjalani perawatan di RSUD dr Widodo Ngawi.

Saksi mata, Sutrisno menceritakan, saat kejadian BJ dalam kondisi mabuk dan mendadak menyerang YW di sebuah rumah makan di Jalan Ir Soekarno. Sutrisno yang juga rekan kerja kedua orang tersebut mengaku tidak tahu apa yang dipermasalahkan.

Sutrisno hanya tahu, keduanya masih ada hubungan sebagai kerabat dekat. YW yang melawan ketika diserang BJ, malah membalas dengan memakai pisau. "Saya sempat memisah mereka. Kondisi korban tidak sadar. Saya langsung membawanya ke RSUD dr Widodo pakai motor," ujar Sutrisno, Kamis (29/12/2022).

Sampai disana, lanjutnya, korban baru mendapatkan informasi dari petugas medis, karena ada luka tusuk di leher belakang sama kepala bagian belakang.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP Agung Joko Haryono, mengatakan, pihaknya yang mendengar kejadian penganiayaan itu langsung mengejar pelaku. Tak sampai 24 jam, pelaku diamankan di rumahnya tanpa perlawanan.

Polisi juga menyita senjata tajam berupa pisau dapur sebagai alat yang digunakan pelaku untuk melukai korban. "Kami amankan pelaku di rumahnya bersama barang bukti. Motif perkara disebabkan karena dendam. Pelaku sudah kami tahan," tutur Agung.

Terkait penyebab pelaku dendam terhadap korban, ia belum bisa membeberkannya. "Nanti kami sampaikan lebih lanjut. Masih pendalaman. Saat ini korban dalam perawatan di RSUD dr Widodo," pungkasnya. *****

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved