Senin, 13 April 2026

Berita Surabaya

Komplotan Maling Motor Satroni Parkiran di Wonokromo Surabaya, 2 Sepeda Motor Amblas

Dua motor yang raib sekaligus dalam semalam itu adalah motor Honda Scoopy bernopol L-6510-U dan Yamaha Nmax bernopol L-4609-A.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Titis Jati Permata
Tangkap Layar CCTV
Foto Ilustrasi, tangkapan layar CCTV maling motor beraksi di Kota Surabaya 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Dua sepeda motor milik warga Surabaya raib digondol komplotan maling motor berjumlah empat orang saat diparkir di kawasan Jalan Bodri Wonokromo Kota Surabaya, pada Minggu (25/12/2022) dini hari.

Dua motor yang raib sekaligus dalam semalam itu adalah motor Honda Scoopy bernopol L-6510-U dan Yamaha Nmax bernopol L-4609-A.

Korban pemilik salah satu motor, Daniel (22) menceritakan, lokasi hilangnya dua motor tersebut, terjadi di sebuah area persewaan parkir, kawasan jalan tersebut.

Sekitar pukul 20.30 WIB, Sabtu (24/12/2022), ia dan beberapa temannya memarkir motor di lokasi tersebut, untuk kemudian bepergian keluar kota naik mobil.

Baca juga: Youssef Ezzejjari Dikabarkan Merapat Lagi ke Persik Kediri, Ini Kata Pelatih Divaldo Alves

Baca juga: Dua Maling Motor di Gubeng Surabaya Terekam CCTV, Pelaku Sempat Ikat Pintu Rumah Pakai Kain

Sehari kemudian, sekitar pukul 22.00 WIB, Minggu (25/12/2022), saat dirinya pulang dan berniat mengambil motor tersebut, ternyata motor sudah tidak lagi ada di area parkir semula.

"Kami menaruh motor di lokasi tersebut," ujarnya saat dihubungi, Selasa (27/12/2022).

Berdasarkan rekaman CCTV yang terpasang di beberapa sudut jalan sekitar area parkir itu.

Ternyata pelakunya berjumlah empat orang yang beraksi secara berkomplot, sekitar pukul 02.10 WIB, pada Minggu (25/12/2022).

"Kami sudah lihat dari CCTV, untuk hilangnya sekitar jam 02.10 WIB minggu dini hari, pelakunya 4 orang," jelasnya.

Baca juga: Pria Terekam CCTV Curi Celana Dalam Wanita di Banyuwangi, Bikin Resah Penghuni Kos

Baca juga: Cerita Bonita Persebaya Firda Rayna Anggarsari Mantap Dukung Bajul Ijo

Akibat insiden pencurian tersebut, total nilai kerugian yang dialami kedua korban, senilai Rp 50 juta. Apalagi kedua motor tersebut dibeli secara kontan (cash).

Daniel mengakui, dirinya dan bersama seorang temannya yang menjadi korban pencurian motor tersebut, belum melaporkan insiden tersebut ke markas kepolisian setempat.

Pasalnya, ia masih berkoordinasi dengan pihak pengelola area parkir yang berupaya mengejar para pelaku.

"(Belum lapor) masih menunggu pihak pengelola," pungkasnya.

BACA BERITA SURYA.CO.ID DI GOOGLE NEWS LAINNYA

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved