Pemilu 2024

Pelamar Rekrutmen PPS di Jawa Timur Membludak, Tembus 300 Persen dari Kebutuhan

Dengan jumlah 8494 Desa/Kelurahan di seluruh Jawa Timur, anggota PPS yang dibutuhkan adalah 25.482 orang.

Foto Istimewa KPU Jatim
Tim SDM KPU Jatim saat melakukan pemantauan penyerahan dokumen pendaftaran pelamar PPS di sejumlah daerah. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Antusiasme Pendaftar Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk Pemilu 2024 di Jawa Timur, sangatlah tinggi.

Setidaknya hingga hari kesembilan masa pendaftaran, Senin (26/12/2022), jumlah pelamar petugas adhoc di tingkat desa/kelurahan ini sudah tembus 83.471 orang.

Jumlah ini sangat tinggi jika dibanding kebutuhan PPS di Jawa Timur.

Dengan jumlah 8494 Desa/Kelurahan di seluruh Jawa Timur, anggota PPS yang dibutuhkan adalah 25.482 orang.

Pendaftaran dibuka sejak tanggal 18 Desember lalu, dan jumlah pendaftar berpotensi terus bertambah.

"Pelamar yang mengajukan aktivasi akun melalui Sistem Informasi Anggota KPU dan Badan Adhoc (SIAKBA) sudah mencapai 328 persen dari total kebutuhan PPS," kata Komisioner Divisi Sumber Daya Manusia, Penelitian dan Pengembangan KPU Jatim Rochani, Selasa (27/12/2022).

Dia menjelaskan, hasil sejumlah pantauan lapangan yang dilakukan Tim SDM KPU Jatim pada pendaftar PPS di sejumlah daerah di Jawa Timur.

Misalnya di Kabupaten Lamongan. Menurut Rochani, KPU Kabupaten Lamongan pada Senin kemarin dipadati pelamar yang menyerahkan dokumen fisik.

"KPU Kabupaten Lamongan merupakan Satker dengan jumlah desa paling banyak di Jawa Timur, yaitu memiliki 474 Desa dengan Kebutuhan PPS terbanyak sejumlah 1422 Anggota PPS," ujarnya.

Kondisi serupa juga dilaporkan terjadi di beberapa KPU Kabupaten/Kota di Jawa Timur, seperti di KPU Bojonegoro dan KPU Tulungagung.

Diketahui, Kabupaten Bojonegoro merupakan daerah kedua yang memiliki jumlah desa terbanyak di Jawa Timur. Yaitu, sejumlah 430 Desa dengan kebutuhan PPS sejumlah 1.290 anggota PPS.

Rochani memaparkan, setidaknya sudah ada 406 Desa di Bojonegoro telah tercukupi jumlah pelamar paling sedikit 2 kali kebutuhan.

Sedangkan 24 Desa lainnya, kecukupan jumlah pelamar sejumlah 2 kali kebutuhan di masing masing desa.

"Mudah-mudahan dapat tercukupi sampai dengan masa pendaftaran berakhir pada 30 Desember 2022," ucapnya.

BACA BERITA SURYA.CO.ID DI GOOGLE NEWS LAINNYA

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved