Advertorial

Bukti Komitmen KAI Mencintai Negeri, Sulawesi Kini Punya Kereta Api

Komitmen mencintai negeri Indonesia diwujudkan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero), kini wilayah Sulawesi pun telah memiliki Kereta Api (KA)

Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Cak Sur
Istimewa
KAI menyatakan, salah satu pembuktiannya mencintai negeri, wilayah Sulawesi pun kini telah punya Kereta Api. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Komitmen mencintai negeri Indonesia semakin nyata diwujudkan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero).

Terbaru, kini wilayah Sulawesi pun telah memiliki Kereta Api (KA), sehingga tidak hanya terfokuskan di Pulau Jawa saja.

Dalam menghadirkan jalur KA di Sulawesi sendiri, KAI bersinergi bersama PT Sulsel Citra Indonesia (Perseroda) Sulsel.

Adapun hingga berita ini ditulis, sudah ada lima (5) stasiun aktif di wilayah Makassar-Parepare. Di antaranya, Stasiun Garongkong, Stasiun Mangilu, Stasiun Maros, Stasiun Pangkajene dan Stasiun Rammang-Rammang.

"KAI selalu berkomitmen mencintai negeri dan buktinya ya ini, bahwa kami tidak hanya fokus di Jawa saja. Sekarang Sulawesi melalui jalur Makassar-Parepare telah punya KA," ujar Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif kepada SURYA.CO.ID saat ditemui di Kantor PT KAI Daop 8 Surabaya, Rabu (14/12/2022).

Sekadar informasi, jalur Makassar-Parepare telah aktif beroperasional untuk jalur Pangkajene Kepulauan (Pangkep) – Maros.

Bahkan, Menteri Perhubungan telah menjajal jalur tersebut menggunakan kereta wisata dari Stasiun Maros ke Stasiun Pangkajene dan Stasiun Rammang-Rammang, yang memiliki objek wisata bernama Ramang-ramang.

Sedangkan sebelumnya, pada bulan Oktober 2022, telah dioperasikan secara terbatas jalur kereta api dari Stasiun Garongkong hingga Stasiun Mangilu sepanjang 66 km yang melewati 7 (tujuh) stasiun.

Jalur tersebut, melayani kereta wisata dan sudah bisa digunakan masyarakat secara terbatas.

Untuk diketahui pula, jalur kereta api Makassar–Parepare memiliki panjang total 142 km, merupakan bagian dari rencana pembangunan kereta api Trans Sulawesi yang menghubungkan seluruh provinsi di Pulau Sulawesi.

Proyek pembangunan kereta Makassar-Parepare dibangun mulai tahun 2015, menggunakan sejumlah instrumen pembiayaan yakni APBN, APBD, pendanaan kreatif non APBN (KPBU, LMAN, SBSN).

Kereta Api Makassar–Parepare mengimplementasikan UU Perkeretaapian, karena memiliki operator prasarana, operator sarana dan melibatkan badan usaha.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved