Berita Pasuruan

Kabupaten Pasuruan Masih Ramah Investasi, Perusahaan Produksi Inplan Orhtopaedic Didirikan

Pertumbuhan investasi di Kabupaten Pasuruan terus mengalami peningkatan di akhir tahun 2022.

Foto Istimewa Marthys Orthopaedic
Direktur PT. Marthys Orthopaedic dr. I Ketut Martiana Sp.OT (k) memberikan penjelasan saat peresmian, Selasa (13/12/2022). 

SURYA.CO.ID, PASURUAN - Kabupaten Pasuruan masih menjadi magnet untuk investasi. Pertumbuhan investasi di Kabupaten Pasuruan terus mengalami peningkatan di akhir tahun 2022.

Terabaru, perusahaan lokal yang memproduksi inplan orhtopaedic PT Marthys Orthopaedic diresmikan.

Perusahaan ini didirikan di Jalan Indrikilo, Kelurahan Bulukandang, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan di atas tanah sekitar 7.000 hektar.

Direktur PT Marthys Orthopaedic dr I Ketut Martiana Sp.OT (k) mengatakan, perusahaan ini memiliki 6.000 lebih jenis produk.

“Tapi semua produksi tergantung kebutuhan rumah sakit yang melakukan pemesanan,” kata dia sesuai rilis yang diterima, Selasa (13/12/2022).

Dia menyebut, kehadiran pabrik ini bisa menekankan produk impor, karena produk impor tidak bisa ditampilkan lagi di katalog kesehatan saat ini.

“Sehingga, tidak bisa dipesan rumah sakit swasta maupun pemerintah. Kami salah satu pabrik yang mampu bersaing dengan produk impor,” paparnya.

Dia juga berharap, pendirian perusahaan ini di Prigen bisa membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar mencapai 70 persen.

Staff Khusus Menteri Kesehatan RI bidang ketahanan Prof. Dr. Laksono Triasnantoro berharap kehadiran perusahaan ini bisa membantu.

“Utamanya untuk memberikan kemudahan dalam mencukupi kebutuhan rumah sakit pemerintah hingga swasta,” lanjutnya

Ia mengungkapkan, dukungan pemerintah ke pabrik ini cukup besar karena membantu membuatkan kebutuhan bagi pasien kecelakaan lalu lintas.

“Selama ini kebutuhan tersebut di impor dari luar negeri, dengan hadirnya pabrik ini bisa menjadi produk dalam negeri,” paparnya.

Apalagi, Pemerintah membuat kebijakan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) untuk mendorong menggunakan bahan baku dalam negeri.

“Pemerintah mengharuskan rumah sakit Pemerintah pusat dan daerah untuk membeli produk – produk dalam negeri,” ungkap dia.

Halaman
12
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved