Kamis, 7 Mei 2026

Berita Gresik

Mewujudkan Kampung Zero Waste, Warga di Gresik Budayakan Memilah Sampah Dari Rumah

Ketua RT II, RW V SIBA, Saifudin Efendi mengatakan, masyarakat di lingkungannya sudah membudayakan dan  serius memilah sampah dari rumah.

Tayang:
Penulis: Sugiyono | Editor: Deddy Humana
surya/mochammad sugiyono
Kegiatan memilah sampah di Balai Rukun Tetangga (RT) Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Gresik, Jalan Jaksa Agung Suprapto, untuk Analisis Karakteristik Sampah (AKSA), Senin (12/12/2022). 

SURYA.CO.ID, GRESIK – Puluhan relawan dan pemerhati lingkungan di Kabupaten Gresik berkumpul di Balai Rukun Tetangga (RT) Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Gresik, Jalan Jaksa Agung Suprapto. Mereka melakukan paparan untuk melakukan Analisis Karakteristik Sampah (AKSA) dalam mengenali jenis sampah di kawasan tersebut.

Ada 30 orang relawan lingkungan yang berkumpul di depan balai RT II RW V, kampung SIBA Kelurahan Sidokumpul, Gresik itu, Senin (12/12/2022). Termasuk tim Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik, ECOTON, Pattiro, Karang Taruna SIBA, Relawan Eco Enzyme Indonesia (REEI) Kabupaten Gresik dan beberapa mahasiswa Gresik.

Ketua RT II, RW V SIBA, Saifudin Efendi mengatakan, masyarakat di lingkungannya sudah membudayakan dan  serius memilah sampah dari rumah.

“Saya dan masyarakat berupaya sadar pilah sampah, demi wujudkan kampung zero waste dan kami punya sebutan SIBA KLASIK (Kampung Pilah Sampah Organik) dengan memfokuskan pengelolaan organik menjadi barang yang bermanfaat,” kata Saifudin, Senin (12/12/2022).

Sementara Dina Andriani, salah satu tim penyuluh Zero Waste SIBA KLASIK mengatakan, salah upaya yang dilakukan yaitu memberikan penyuluhan door to door agar masyarakat memilah sampah sejak dari rumah.

“Sebelumnya, saya melakukan penyuluhan dari rumah ke rumah, sebanyak 41 rumah tangga. Ini agar, mereka memilah sampah dari rumah, kemudian kegiatan AKSA. Kami harus timbang sesuai jenisnya organik, daur ulang dan residu. Dengan begitu, kami bisa peroleh data sampah,” papar Dina.

Sementara Umaya dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik mengaku bangga dengan Kampung SIBA KLASIK, karena berinovasi dalam pengelolaan sampah Kawasan rumah tangga.

“Saya salut dengan Kampung SIBA KLASIK karena selalu berinovasi. Artinya, kontribusi kampung ini sangat bagus untuk mengurangi sampah di TPA yang saat ini menuju penuh. Ini untuk wujudkan kawasan bebas sampah Zero Wate Cities,” kata Umaya. *****

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved