Berita Surabaya

Penyandang Disabilitas di Kota Surabaya Bermain Ludruk Kontemporer Bareng Ketua DPRD Jatim

Pertunjukan ludruk kontemporer hasil kolaborasi insan disabilitas dan nondisabilitas di Kota Surabaya

Penulis: Zainal Arif | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/zainal arif
Saat Berlangsungnya Pertunjukan Ludruk Kontemporer bertajuk Raden Situbondo Nagih Janji di Gedung Sasana Bhakti Tribuana Tungga Dewi, Jl Raya Tenggilis Blok GG Nomor 10 Surabaya, Jumat (9/12/2022) malam. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional (HDI), Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BKKKS) menggelar pertunjukan ludruk kontemporer hasil kolaborasi insan disabilitas dan nondisabilitas.

Pertunjukan ini dapat terselenggara setelah bekerjasama dengan radio Kota FM, Ludruk Luntas, Kelompok Karawitan Disabilitas Difa Laras, dan DPRD Jawa Timur.

Acara dibuka dengan dua orang yang membawakan tarian tradisional "Tari Remo" sebagai salah satu tarian untuk penyambutan tamu yang berasal dari Jombang Jawa Timur.

Tri Wulandari Siswi SMKN 6 Surabaya dan Amalia Desiany Siswi SMAN 13 Surabaya menunjukkan kepiawaiannya dalam bidang seni tari di hadapan puluhan tamu undangan di Gedung Sasana Bhakti Tribuana Tungga Dewi, Jl Raya Tenggilis Blok GG Nomor 10 Surabaya, Jumat (9/12/2022) malam.

Acara dilanjutkan dengan Kidungan Jula Juli dan Parikan. Setelah itu, dilanjutkan dengan Dagelan yang ditampilkan Robet Bayoned (Presiden Republik Ludruk Indonesia) dan Ipoel Bayoned (Ketua Ludruk The Luntas Indonesia).

Hingga pada akhirnya, para tamu undangan dapat menikmati pertunjukan utama yakni ludruk kontemporer bertajuk “Raden Situbondo Nagih Janji ”.

Di mana selain para penyandang disabilitas, para pemain ludruk kali ini juga diisi para seniman, mahasiswa, pedagang kue, tukang servis elektronik, komunitas Potads hingga Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, Kusnadi.

Mereka terlihat sangat ekspresif saat menunjukkan kepiawaiannya dalam memerankan karakter masing-masing. Gelak tawa seringkali terdengar dibangku para penonton selama ludruk berlangsung.

Ketua BKKKS Provinsi Jawa Timur, Pinky Saptandari yang juga ikut terlibat menjadi salah satu pemeran di pertunjukan ludruk kali ini mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi talenta yang ditunjukkan para penyandang disabilitas.

"Malam ini begitu luar biasa. Dimomen Hari Disabilitas Internasional kali ini, mari sama-sama menggiatkan lagi nilai-nilai kepribadian bangsa melalui pelestarian budaya ludruk," ungkapnya.

Sementara itu, Edward Setyadarma selaku CEO Media Group yang memerankan sebagai karakter Adipati Jayengrono mengaku senang dilibatkan dalam pertunjukan ludruk kali ini.

"Melihat teman-teman disabilitas bersemangat dan memberikan dedikasi yang begitu luar biasa mendorong diri saya untuk ikut memberikan penampilan terbaik demi kesuksesan acara malam ini," ungkapnya.

Di lain pihak, sebagai penonton Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak mengaku terhibur dengan pertunjukan ludruk kontemporer kali ini.

"Kami merasa kehilangan ciri khas Surabaya karena cukup lama tidak ada pertunjukan ludruk di tengah-tengah masyarakat karena dampak Pandemi Covid-19 dua tahun terakhir," ujarnya.

Ia menegaskan pihaknya akan memberi dukungan maksimal kepada para penyandang disabilitas.

"Dengan tampilnya pak Kusniadi malam hari ini, menjadi bukti nyata bahwa kami memberikan perhatian penuh dan ingin terlihat langsung dengan semua upaya pembinaan, pemberdayaan termasuk kaum disabilitas dalam berkarya untuk Jawa Timur," tutupnya.

BACA BERITA SURYA.CO.ID DI GOOGLE NEWS LAINNYA

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved