Berita Nganjuk

Dukung Pembangunan Keagamaan, Pemkab Nganjuk Serahkan Dana Hibah Daerah Jelang Tutup Anggaran 2022

tempat ibadah merupakan tempat yang strategis untuk menggerakkan potensi umat dalam mewujudkan SDM tangguh dan berkualitas.

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Deddy Humana
surya/ahmad amru muiz
Plt Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi menyerahkan bantuan dana hibah daerah untuk pembangunan tempat ibadah kepada perwakilan takmir masjid. 

SURYA.CO.ID, NGANJUK - Pemkab Nganjuk merealisasikan penyaluran dana hibah daerah untuk tempat ibadah, Pondok Pesantren, Madrasah Diniyah, dan Taman Pendidikan Alqur'an (TPQ). Selain itu, juga disalurkan dana insentif untuk guru TPQ, guru sekolah minggu atau pembina iman, guru Hindu atau pasraman dan huffadz.

Plt Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi menjelaskan, bantuan dana hibah daerah tersebut untuk mengoptimalkan peran tempat ibadah dalam mendukung pembangunan keagamaan di Nganjuk. Karena tempat ibadah merupakan tempat yang strategis untuk menggerakkan potensi umat dalam mewujudkan sumber daya masyarakat yang tangguh dan berkualitas.

"Pemkab Nganjuk memiliki komitmen membangun tempat ibadah, memakmurkan tempat ibadah. Tempat ibadah yang kurang layak kami bantu agar orang-orang yang beribadah merasa nyaman," kata Marhaen, Jumat (9/12/2022).

Dijelaskan Marhaen, dana hibah daerah tersebut diberikan sebagai upaya untuk menyejahterakan dan memberi semangat kepada para guru TPQ, guru Sekolah Minggu/Pembina Iman, guru Hindu/Pasraman dan Huffadz agar semangat dalam mencerdaskan anak-anak di Kabupaten Nganjuk.

"Membangun mental spiritual anak-anak itu penting dan perlu proses yang lama, tetapi hasilnya nanti luar biasa dan sangat bermanfaat di dunia maupun di akhirat. Makanya mari bersama-sama membangun Nganjuk," ucap Marhaen.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra) Kabupaten Nganjuk, Samsul Huda menjelaskan, dana hibah daerah yang dianggarkan melalui anggaran P-APBD Kabupaten Nganjuk Tahun 2022 tersebut mencapai Rp 645 juta untuk 21 lembaga. "Yakni untuk bantuan pembangunan sebanyak 6 masjid, 9 mushala, 3 ponpes, 2 madin dan 1 TPQ," kata Samsul.

Dan untuk pemberian insentif guru TPQ, guru Sekolah Minggu/Pembina Iman, guru Hindu/Pasraman dan Huffadz serta biaya operasional, ungkap Samsul, total anggaran mencapai Rp 8,428 miliar. Di mana bantuan tersebut diberikan untuk 7.647 orang guru TPQ, 392 orang guru Sekolah Minggu, 10 orang guru Hindu dan 300 orang Huffadz.

"Satu orang mendapatkan bantuan senilai Rp 1 juta, dan semoga bantuan hibah daerah tersebut memberi manfaat meski nilainya tidak seberapa bagi penerimanya," tutur Samsul. ****

Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved