Berita Lamongan

Bupati Lamongan Mendadak Belokkan Motor Trail, Terkesan Lihat Pembersihan Massal Eceng Gondok

Pembersihan eceng gondok dilakukan di sepanjang aliran anak sungai di Desa Dinoyo, Desa Babat Agung dan Desa Sidobinangun, Kecamatan Deket.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Deddy Humana
surya/hanif manshuri
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi meninjau warga yang membersihkan eceng gondok di sejumlah anak sungai di Kecamatan Deket, Jumat (9/12/2022). 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Kalau tidak banjir, Lamongan direpotkan rimbunnya koloni tanaman eceng gondok yang menutupi badan sungai. Persoalan eceng gondok itu pula yang membuat Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi mengagetkan beberapa pejabat yang mengawalnya, Jumat (9/12/2022), karena mendadak membelokkan motor trailnya saat kegiatan keliling desa.

Yuhronur memang kerap berkendara dengan motor trail untuk memantau perkembangan wilayahnya, karena bersepeda motor lebih lincah dan bisa menembus pelosok. Dan di tengah perjalanan dengan jalur yang sudah diatur protokoler, mendadak Yuhronur berbelok.

Ternyata ia menuju lokasi pembersihan eceng gondok di wilayah Deket yang informasinya baru ia dapatkan pagi itu. Keliling bermotor itu dilakukan masih dalam rangkaian Hari Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) ke-51 Kabupaten Lamongan.

Dan salah satu kegiatannya adalah membersihkan eceng gondok yang tumbuh di sepanjang aliran sungai di wilayah Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan. Pembersihan eceng gondok dilakukan di sepanjang aliran anak sungai di Desa Dinoyo, Desa Babat Agung dan Desa Sidobinangun, Kecamatan Deket.

Gotong royong pembersihan eceng gondok itu dilakukan warga dan Forkopimcam Deket. Sebelumnya, Yuhronur menyasar ke Desa Dinoyo, Desa Babat Agung dan Desa Sidobinangun lantas bertolak menuju Dusun Klaseman, Desa Rejotengah.

“Terima kasih kepada masyarakat yang turut membantu membersihkan eceng gondok. Ini merupakan rangkaian kegiatan HUT Korpri ke-51 di Kabupaten Lamongan. Kerja bakti ini bersambung mulai dari Dinoyo sampai Babat Agung dan berakhir di Rejotengah," ujar Kaji Yes, sapaan Yuhronur.

Ia menegaskan, eceng gondok perlu didorong dari hulu sampai ke hilir. Dan eceng gondok bisa diangkut keluar agar memperlancar arus air serta mengurangi ancaman banjir.

Usai meninjau pembersihan eceng gondok, Yuhronur juga meninjau proyek pembangunan dana dusun di Desa Sidobinangun. Ia ingin memastikan bahwa bantuan dana dusun dimanfaatkan secara optimal dan memberi kemanfaatan besar bagi masyarakat.

Yuhronur juga meninjau budidaya ikan bandeng skala umpan dengan grade A oleh Gabungan Kelompok Perikanan (Gapokkan) Rojomino di Desa Rejotengah. Ia mengapresiasi Gapokkan Rojomino, karena selain membudidayakan bandeng umpan dengan grade A, juga mampu membuat pupuk organik.

"Luar biasa, inovasi petani yang tergabung dalam Gapokkan ini menjadi solusi di tengah berkurangnya pupuk bersubsidi bagi petani," tambahnya. *****

Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved