Berita Blitar

UMK Kota Blitar 2023 Naik 9,81 Persen, Ditetapkan Gubernur Jatim Lebih Tinggi dari Usulan

Nilai UMK Kota Blitar 2023 yang ditetapkan Gubernur Jatim lebih tinggi dari usulan Dewan Pengupahan Kota Blitar, sebesar Rp 2.239.024,44.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Samsul Hadi
Kepala Dinas Koperasi UMK dan Tenaga Kerja Kota Blitar, Juyanto.  

SURYA.CO.ID, BLITAR - Upah Minimum Kota (UMK) Kota Blitar 2023 sudah ditetapkan sebesar Rp 2.239.024,44. Nilai UMK Kota Blitar 2023 yang ditetapkan Gubernur Jatim lebih tinggi dari usulan Dewan Pengupahan Kota Blitar.

Dewan Pengupahan Kota Blitar mengusulkan besaran UMK Kota Blitar 2023 Rp 2.186.000 atau naik 7,5 persen dari besaran UMK 2022, yang nilainya Rp 2.039.000.

Dengan penetapan UMK Kota Blitar 2023 sebesar Rp 2.239.024, berarti kenaikannya sekitar 9,81 persen dari nilai UMK 2022.

"Besaran ketetapan UMK Kota Blitar 2023 lebih tinggi dari yang diusulkan Dewan Pengupahan Kota Blitar," kata Kepala Dinas Koperasi UMK dan Tenaga Kerja Kota Blitar, Juyanto, Kamis (8/12/2022).

Juyanto mengatakan, berdasarkan SK Gubernur Jatim Nomor 889 Tahun 2022 pada 7 Desember 2022 besaran UMK Kota Blitar 2023 ditetapkan Rp 2.239.024 atau naik 9,81 persen dari UMK 2022.

Sedang, usulan besaran UMK Kota Blitar 2023 ke Provinsi Jatim kenaikannya hanya 7,5 persen dari UMK 2022.

"Kami belum paham juga terkait dengan penghitungan yang digunakan provinsi. Indikator-indikator yang digunakan dalam menentukan kenaikan UMK 2023 sekitar 9,81 persen apa saja, kami belum menemukan," ujarnya.

Ia menjelaskan, usulan besaran UMK Kota Blitar 2023 mengacu Permenaker Nomor 18 Tahun 2022. Penghitungan usulan besaran UMK Kota Blitar 2023 tidak bisa lepas dari Permenaker Nomor 18 Tahun 2022 yang di dalamnya ada indikator laki inflasi dan pertumbuhan ekonomi daerah.

"Pertumbuhan ekonomi Kota Blitar saat ini sekitar 4,28 persen," katanya.

Dinas Koperasi UMK dan Tenaga Kerja Kota Blitar menjadwalkan sosialisasi penetapan UMK 2023 kepada para pengusaha pada Senin pekan depan.

Dinas Koperasi UMK dan Tenaga Kerja Kota Blitar akan mendatangkan narasumber dari Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Jatim dalam sosialisasi tersebut.

"Kami akan mendatangkan narasumber dari Disnaker Provinsi Jatim yang bisa menjelaskan lebih detail soal penetapan UMK 2023. Karena banyak pertanyaan dari pengusaha soal penetapan UMK 2023 terutama dari pengusaha," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris SPSI Kota Blitar, Arif Kuncoro Jati mengapresiasi penetapan UMK 2023 oleh Gubernur Jatim.

Usulan besaran UMK Kota Blitar 2023 sudah mengacu Permenaker Nomor 18 Tahun 2022. Ia juga berharap para pengusaha bisa memahami penetapan UMK 2023 dari Gubernur Jatim.

"Kami senang dengan penetapan UMK 2023 dari Gubernur. Semoga dari pihak pengusaha bisa memahami apa yang sudah ditetapkan Gubernur. Semoga perekonomian semakin baik dan pengusaha tidak merasa berat menerapkan UMK 2023," katanya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved