Berita Jember

Aksi Heroik Personel Damkar Jember 1 Jam Ubek-ubek Selokan Cari Balita yang Hanyut

Personel Damkar Jember mengubek-ubek selokan yang terletak di Perumahan Keramat, Kecamatan Sumbersari, untuk mencari balita yang hanyut terbawa air

Penulis: Imam Nahwawi | Editor: Cak Sur
Istimewa/Damkar Jember
Personel Damkar Jember memasuki selokan mencari balita yang hanyut di Perumahan Keramat, Kecamatan Sumbersari. 

SURYA.CO.ID, JEMBER - Pencarian balita berinisial KR (1,5)  yang hanyut terbawa air, lima personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Jember mengubek-ubek selokan yang terletak di Perumahan Keramat, Kecamatan Sumbersari pada Selasa (6/12/2022) kemarin, pukul 18.02 WIB. 

Kelima personel Damkar Jember itu, masuk ke selokan sejak pukul 17.15 WIB, saat arus air di selokan tersebut deras. 

"Anggota kami, saya perintahkan untuk menyisir selokan dan masuk ke gorong-gorong. Dan ternyata tidak ditemukan," kata Danru Mako Damkar Jember, Dwi Atmoko Purnomo

Saat proses penyisiran di dalam selokan tersebut, lanjut dia, para personel mengalami kebingungan arah, karena ternyata ada tiga gorong-gorong. 

"Yang satunya itu gorong-gorong menuju perumahan satunya dan yang satu lagi, itu ada dan airnya agak deres," kata pria yang akrab disapa Atmoko tersebut. 

Sekitar satu jam para personel menyisiri gorong-gorong perumahan, sebab masing-masing simpangan terowongan selokan diperiksa semua. 

"Jadi nggak ketemu, masuk ke lubang yang satunya, terus sampai ke selokan yang agak lebar. Yang menuju area persawahan," ungkapnya.

Karena di lokasi semua gorong-gorong jasad korban tidak ditemukan, akhirnya para personel pindah lokasi pencarian, dan memilih menelusuri di waduk area persawahan. 

"Di pertengahan sawah, yang dibantu dengan masyarakat, TNI/Polri, ternyata tidak ditemukan jasadnya," tambah Atmoko. 

Baru setelah waktu Salat Magrib, Atmoko mengaku memperoleh laporan, kalau warga berhasil menemukan keberadaan jasad balita berkelamin laki-laki itu di saluran irigasi. 

"Jadi saya langsung meluncur ke sana dan jasad korban sudah diangkat oleh warga. Jadi jenazah korban nyangkut di rumput-rumput," imbuhnya.

Lokasi ditemukannya balita itu, dari tempat tenggelamnya awal, berjarak sekitar 1,5 kilometer. Bahkan hampir sampai di Perumahan Taman Gading. 

"Jalurnya selokan itu, jadi masuk saluran irigasinya sawah itu, jadi jauh dari tempat awal tenggelamnya," tuturnya. 

Setelah jasad balita itu berhasil ditemukan, warga membawa jasad bocah tersebut ke Puskesmas Sumbersari untuk dilakukan autopsi. 

"Setelah dibawa ke Puskesmas Sumbersari, ternyata balita itu dinyatakan sudah meninggal," ulasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved