Breaking News:

Berita Lamongan

Tinggalkan Surat di Meja Tamu, Pria di Lamongan Ditemukan Meninggal Tergantung di Kandang Kambing

Warga Desa Wanar, Kecamatan Pucuk, Lamongan, digegerkan dengan ditemukannya seorang pria meninggal tergantung di kandang kambing, Selasa (6/12/2022).

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Hanif Manshuri
Korban gantung diri di Desa Wanar, Kecamatan Pucuk, Lamongan, saat diperiksa petugas, Selasa (6/12/2022). Surat yang ditulis korban dan ditinggalkan di meja ruang tamu. 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Warga Desa Wanar, Kecamatan Pucuk, Lamongan, digegerkan dengan ditemukannya seorang pria meninggal tergantung di kandang kambing, Selasa (6/12/2022).

Korban diketahui bernama Pariman (59), lokasi penemuan jasad korban adalah kandang kambing milik tetangganya, Yazid (31).

Korban pertama kali ditemukan Yazid, saat ia bertandang untuk melihat beberapa ekor kambing peliharaannya pada pukul 07.30 WIB.

Posisi kandang ada di atas tanah milik Yazid yang berjarak sekitar 15 meter dari belakang rumah korban Pariman.

"Setiap pagi dan malam saya selalu ke kandang untuk memberi makan dan melihat kondisi kambing," aku Yazid kepada polisi, Selasa (6/12/2022).

Saat Senin (5/12/2022) malam, Yazid mengaku tidak melihat ada korban di lokasi. Baru pagi keesokan hari, Yazid kembali ke kandang dan dikagetkan dengan penemuan korban yang meninggal tergantung di kandang kambing miliknya.

Temuan itu, kemudian Yazid laporkan ke Kasun Badu Kodar Usman yang kemudian dilanjutkan ke Polsek Pucuk. 

Kapolsek Pucuk, AKP Suwandi didampingi Kanit Reskrim, Aiptu Slamet, Kanit Intel Aiptu Suprayitno, KA SPKT, Aiptu Didin, Babinsa, Sertu Tegar, Kasi Trantib, Suhartono petugas Puskesmas serta Kades, Ali Thohir dan perangkat bergegas ke TKP.

Korban dievakuasi dan pihak keluarga tidak bisa bersedia korban diautopsi. Keluarga mengikhlaskan kematian korban.

Sebelum mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, korban meninggalkan surat yang isinya memberitahukan kalau ia sedang berada di kandangnya Yayet.

Korban minta keluarganya melihat ke kandang, dan ia meminta keluarganya tidak kaget.

Surat yang kalimatnya tak beraturan itu diakhiri dengan ucapan selamat jalan dari Pariman. Dan dibumbuhi dengan tanda tangan korban.

"Korban diduga meninggal karena bunuh diri," kata Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda Anton Krisbiantoro kepada SURYA.CO.ID, Selasa (6/12/2022).

Menurut Anton, korban tidak diautopsi, karena anggota keluarganya keberatan. Diperkuat dengan surat pernyataan bermeterai yang ditandatangani oleh anggota keluarga korban, Ria Nur Astutik.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved