Berita Surabaya

PT Sunrise Steel Target BjLAS Laku 3000 Ton Diajang IISIA IBF 2022

PT Sunrise Steel memanfaatkan event IISIA Business Forum atau IBF 2022 untuk mengenalkan dan menjual produk baja ringan yang diproduksi.

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: irwan sy
sri handi lestari/surya.co.id
GM Sales & Marketing PT Sunrise Steel, Filipus Tedjo Baskoro, saat menjelaskan produk Zinium kepada pengunjung di pameran IISIA Business Forum 2022 di Grand City Surabaya. 

Berita Surabaya

SURYA.co.id | SURABAYA - PT Sunrise Steel memanfaatkan event IISIA Business Forum atau IBF 2022 untuk mengenalkan dan menjual produk baja ringan yang diproduksi.

Produk dengan nama Baja Lapis Aluminium Seng (BjLAS) tersebut, ditarget mampu terjual sekitar 3 ribu ton selama pameran yang berlangsung tiga hari tersebut.

"Sejak hari pertama pameran, sudah ada sejumlah transaksi yang telah kami lakukan. Target kami sekitar 3 ribu ton BjLAS  terjual selama pameran," kata Filipus Tedjo Baskoro, General Manager Sales & Marketing PT Sunrise Steel, ditemui saat pameran IISIA Business Forum 2022 di Grand City Surabaya, Jumat (3/12/2022).

Koko, sapaan akrab Filipus Tedjo Baskoro, mengatakan Sunrise Steel adalah produsen bahan baku baja ringan atau Baja Lapis Aluminium Seng yang memiliki kapasitas terbesar di Indonesia, yaitu di kisaran 400 ribu ton per tahun.

Selama ini, Sunrise Steel dengan brand Zinium telah berkomitmen memberikan produk BjLAS yang berkualitas dan bermutu tinggi dengan tingkat TKDN sesuai yang ditetapkan pemerintah.

"Tentunya dengan bangga kami ikut serta dalam event ini. Brand kami namanya Zinium, sudah banyak dikenal masyarakat luas dan pengguna akhir, termasuk di segmen ritel dan proyek," jelas Koko.

Keikutsertaannya di event IISIA Business Forum 2022 itu, dalam rangka berikan edukasi dan mendorong agar semakin banyak masyarakat yang paham dengan produk Zinium.

Melalui upaya yang dilakukan, Koko berharap para pelanggan dari produsen baja ringan atau atap dari rangka baja ringan terdorong dan termotivasi membeli bahan Zinium.

"Targetnya supaya masyarakay lebih aware pada produk berkualitas, ber-SNI dan berTKDN. Karena produk sejenis yang beredar di pasaran banyak yang tidak sesuai dengan SNI dan spesifikasi yang dibutuhkan. Ini agar masyarakat tidak terjebak dan tertipu," terangnya.

Edukasi pasar menurutnya sangat penting untuk dilakukan karena sejauh ini masyarakat lebih cenderung memilih bahan baja ringan hanya dari pertimbangan harga murah, tanpa melihat kualitas dan kandungan TKDN serta SNI produk.

Hal ini menjadi tantangan karena harus bertarung dengan produk yang tidak sejenis yang secara spesifikasi maupun standarisasi.

"Ini bahaya, mungkin karena masyarakat terkena pandemi dan ekonominya terdampak sehingga mereka terdorong memilih asal murah. Bisa jadi spesifikasi yang tersuplai asal-asalan. Sehingga kami terdorong untuk melakukan edukasi dan sosialisasi terus menerus melalui berbagai kegiatan," beber Koko.

Agar lebih menarik konsumen, maka Sunrise Steel memberikan harga spesial sepanjang waktu pameran.

"Kami adakan promo harga spesial, hingga hari ini, cukup menarik. Harapan kami transaksi dilakukan di booth agar  konsumen juga bisa lebih mengenal event ini," pungkas Koko.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved