Berita Situbondo

Penggelap Motor di Situbondo Dibekuk, 4 Bulan Jadi DPO Ternyata Beredar Tidak Jauh dari Rumahnya

Selanjutnya, ia menjadi buronan polisi dan dibekuk tim Resmob Polres Situbondo di tempat kosnya, juga di wilayah Besuki.

Penulis: Izi Hartono | Editor: Deddy Humana
surya/izi
Pelaku penggelapan motor digelandang ke Polsek Panarukan, Situbondo. 

SURYA.CO.ID, SITUBONDO - Pelarian Wahyudi (35), pelaku penggelapan sepeda motor milik remaja Situbondo pada Juni 2022 lalu, berujung di tangan polisi. Setelah empat bulan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) karena kabur, Wahyudi ditangkap tidak jauh dari tempat tinggalnya yaitu di Kecamatan Besuki belum lama ini.

Wahyudi memang warga Dusun Watu Ketu, Desa Demung, Kecamatan Besuki yang melarikan motor milik Fikri Maulana Fathir Rabbani (17), warga Desa Sumber kolak, Kecamatan Panarukan. Berdalih meminjam untuk mengambil uang di ATM, Wahyudi malah tidak pernah kembali setelah membawa motor milik Fikri.

Selanjutnya, ia menjadi buronan polisi dan dibekuk tim Resmob Polres Situbondo di tempat kosnya, juga di wilayah Besuki.

"Penangkapan pelaku berawal laporan masyarakat yang mengetahui keberadaannya. Sehingga polisi melakukan penyelidikan dan pengintaian pelaku di kosannya. Setelah informasinya valid, tim Resmob langsung bergerak menangkap.pelaku," kata Kasi Humas Polres Situbondo, Iptu Sutrisno, Senin (5/12/2022).

Kedatangan polisi membuat pelaku tidak berkutik dan menyerah tanpa adanya perlawanan. Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita barang bukti satu unit sepeda motor milik korban. Selanjutnya, pelaku beserta barang buktinya serahkan ke Polsek Panarukan, guna diproses secara hukum.

Sutrisno menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada 14 Juni 2022 lalu, ketika korban bersama temannya, Rahman menghadiri acara hajatan saudaranya. Setibanya di rumah temannya itu, motor korban dipinjam Wahyudi untuk mengambil uang di ATM di Wringin Anom, Kecamatan Panarukan.

"Tetapi pelaku tidak kembali dan motor korban dibawa lari. Saat ini pelaku sudah ditangkap dan sekarang diserahkan ke Polsek Panarukan," ujar Sutrisno. *****

Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved