Berita Bangkalan

Miliki Pelatih Berlisensi D dan C AFC, BSA Bangkalan Orbitkan Belasan Pemain Klub-Klub Nasional

Meski seumur jagung, namun BSA sudah menjadi barometer pembinaan sepakbola usia dini di Pulau Madura

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Deddy Humana
surya.co.id/ahmad faisol
Pendiri Bangkalan Soccer Academy (BSA), Imam Syafii berpose bersama pelatih Skotlandia sekaligus Direktur Teknik Youth Development Bhayangkara FC, Simon Alexander McMenemy. 

SURYA.CO.ID, BANGKALAN – Perpaduan kurikulum berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, yang mengikuti perkembangan sepak bola modern, menjadi cara Bangkalan Soccer Academy (BSA) membina pemain usia dini. Ditambah polesan para pelatih berlisensi D dan C Asian Football Confederation (AFC), sejumlah pemain bertalenta bisa menembus klub profesional di Tanah Air.

Dan hanya butuh waktu empat tahun, BSA sudah mengorbitkan pemain-pemain bertalenta. Ini merupakan prospek cerah bagi klub kebanggaan masyarakat Bangkalan, Perseba di masa mendatang.

Sejarah berdirinya BSA diawali pada 7 Juli 2018 ketika Stadion Gelora Bangkalan (SGB) di Jalan Soekarno-Hatta dipilih oleh sekolah sepakbola usia dini asal Sidoarjo, Indonesia Soccer Academy (ISA) sebagai venue gelaran Anniversary Cup 2018 ISA.

Itu dilakukan ISA wujud dukungan atas berdirinya BSA sebagai pusat pembinaan sepakbola usia dini di Kabupaten Bangkalan. Event sepakbola usia dini berskala nasional yang merupakan hasil kerja sama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Bangkalan dan ISA itu diikuti sebanyak 24 tim.

Mulai dari tim sekolah sepak bola asal Sidoarjo, Jember, Gresik, Lamongan, Surabaya, Pasuruan, hingga Mataram dan Bali.

Hingga empat tahun berjalan, sukses BSA tidak lepas dari tangan dingin Imam Syafii, putra daerah asal Desa Jaddih, Kecamatan Socah. Meski seumur jagung, namun BSA sudah menjadi barometer pembinaan sepakbola usia dini di Pulau Madura. BSA membagi dalam beberapa kelompok kelas, yakni usia 10 tahun, 12 tahun, 14 tahun, dan 16 tahun.

“Dari delapan pelatih kami, enam di antaranya berlisensi D dan dua pelatih lainnya berlisensi C AFC. Saat ini ada sejumlah 11 pemain kami yang sudah bergabung dengan Madura United, Bhayangkara FC, hingga Perseba Bangkalan,” ungkap pendiri BSA, Imam Syafii kepada SURYA di sela perhelatan Suramadu Cup di SGB, Minggu (4/12/2022).

Dari 11 siswa BSA bertalenta yang sudah naik jenjang itu, ada nama Arif Rahman, yang bergabung dengan Madura United. Pemain kelahiran 2004 asal Desa Jaddih, Kecamatan Socah itu juga menjadi salah satu punggawa di tim sepakbola Bangkalan di ajang Porprov Jatim dan Perseba Liga III.

Mohammad Arif Rahman bergabung dengan Bhayangkara FC U-15. Pemain kelahiran 2006 itu juga telah bergabung di Perseba Bangkalan U-17. Selain Mohammad Arif Rahman, ada pula Daffa Stevano Hima kelahiran tahun 2008 yang tercatat di Bhayangkara FC U-13 serta Rafaya kelahiran tahun 2008 di Bhayangkara FC U-14.

Sedangkan di Perseba Bangkalan U-17 bercokol nama-nama siswa BSA lainnya seperti Alifian Aska, Alvin Sukron, Muhammad Hattam, Arif Rahman, Khoirul Anam, Firly Jauzi, Jamaludin, Akbar, Moh Sastra Aslam, dan Ivan.

“Mereka bergabung dengan Madura United, Bhayangkara FC, dan Perseba Bangkalan ketika untuk event-event tertentu. Setelah itu dikembalikan ke BSA,” jelas Imam yang juga Dosen Fakultas Ilmu Olahraga Universitas Surabaya (Unesa) itu.

Sukses BSA seperti mengikuti jejak ISA Sidoarjo yang juga telah menelurkan sejumlah pesepakbola profesional. ISA yang juga dibidani Imam di tahun 2012, awalnya merupakan sepak bola sosial bernama Real Madrid Foundation, program kemanusiaan atau Corporate Social Responsibility dari klub raksasa sepak bola asal Spanyol, Real Madrid.

Di tahun 2018, ISA menjelma sebagai barometer akademi sepakbola di Indonesia karena sukses menelurkan pemain Timnas U-15. Di antaranya Imam Fauzi, Januarius Wameka yang dikontrak Barito Putera Liga 1 bersama Brilian Aldama.

“Sebagai pribadi, saya ingin membangkitkan sepakbola Bangkalan. Karena terus terang, saat ini sepakbola Bangkalan masih tertinggal. Saya sebagai putra daerah merasa terpicu untuk membangkitkan sepakbola Bangkalan melalui sepakbola usia dini,” tegas Magister Kesehatan dan Doktor di bidang olahraga itu.

Halaman
12
Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved