Berita Jember

Ribuan Warga Jember Ikuti Gerak Jalan Kreasi Watu Ulo - Ambulu Sepanjang 12 Kilometer

Seperti di Kabupaten Jember, Sabtu (3/12/2022) siang, sekitar 3.000 orang mengikuti gerak jalan kreasi Watu Ulo - Ambulu (Watam).

Penulis: Imam Nahwawi | Editor: Titis Jati Permata
tribun jatim timur/imam nawawi
Bupati Jember Hendy Siswanto membuka Gerak jalan Kreasi Watu Ulo-Ambulu di garis start, Sabtu (3/12/2022) 

SURYA.CO.ID, JEMBER - Setiap daerah di Indonesia memiliki cara sendiri untuk memeriahkan peringatan Hari Pahlawan setiap 10 November.

Seperti di Kabupaten Jember, Sabtu (3/12/2022) siang, sekitar 3.000 orang mengikuti gerak jalan kreasi Watu Ulo - Ambulu (Watam).

Para peserta akan berjalan, dari ujung Selatan wisata Pantai Watu Ulo, Desa Sumberejo Kecamatan Ambulu hingga alun-alun Kecamatan Ambulu, Jember dengan jarak tempuh sepanjang 12 kilometer.

Kegiatan yang bertema "Pahlawanku Inspirasiku, Wes Wayahe Bersatu" Ini, dibuka langsung Bupati Jember Hendy Siswanto, dengan mengibarkan bendera.

Baca juga: Pertama Kalinya, Pemkab Jember Pamerkan Berbagai Inovasi Desain Kontruksi Bangunan

"Jumlah peserta ada tiga ribu lebih, dan anggaran kegiatan ini semua hasil dari swadaya masyarakat semua, hebat," ujar Bupati Hendy usai membuka gerak jalan tradisional ini.

Menurutnya, kegiatan ini akan dimasukkan dalam kalender kegiatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, seperti halnya gerak jalan Tajem (Tanggul-Jember) nantinya.

"Karena ini Watam juga mengangkat destinasi wisata watu ulo, jadi mari kita ramaikan bersama-sama," tambah Hendy.

Hendy menilai dalam kegiatan ini, bukan hanya bagian dari kampanye untuk mengajak olahraga kepada masyarakat, tetapi juga menyatukan semua golongan.

"Jadi ada silaturohim, sehingga membuat seluruh organisasi yang sangat kuat di Ambulu bisa rukun," paparnya.

Sementara, Ketua Panita Watam 2022 Sugeng Marsudi mengatakan jumlah peserta ada 3185 orang, yang terdiri dari 1700 perorangan, 135 beregu umum, 17 untuk regu pelajar.

"Setiap regu ada 11 orang," ujarnya.

Baca juga: 300 Kursi Roda untuk Anak Disabilitas Saat Momen Peringatan Hari Disabilitas Internasional

Sugeng berharap pada tahun 2023 Watam bisa dapat sokongan anggaran dari pemerintah juga.

Sebab sejauh ini, seluruh biaya kegiatan tersebut dipungut dari para peserta dan sponsor shif saja.

"Untuk peserta perorangan itu biaya pendaftarannya sebesar Rp 20.000, untuk beregu umum Rp 100.000, sementara untuk regu pelajar sebesar Rp 75.000,"pungkasnya.

BACA BERITA SURYA.CO.ID DI GOOGLE NEWS LAINNYA

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved