Berita Jember

Pemberian Subsidi BBM Ojol dan Opang di Jember Tahun 2023, Menunggu Kebijakan Pemerintah Pusat

Penyaluran bantuan subsidi BBM untuk ojek online (Ojol) dan ojek pangkalan (Opang) di Jember akan berakhir pada 10 Desember 2022.

Penulis: Imam Nahwawi | Editor: Cak Sur
Istimewa
Para driver ojek online dan ojek pangkalan penerima bantuan subsidi BBM dari Pemkab Jember. 

SURYA.CO.ID, JEMBER - Penyaluran bantuan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk ojek online (Ojol) dan ojek pangkalan (Opang) di Jember akan berakhir pada 10 Desember 2022 besok.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember memberikan bantuan tersebut kepada 1880 ojol dan opang ini sejak 10 November 2022, untuk pengendalian inflasi akibat naiknya harga BBM. 

Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Kabupaten Jember, Sujarwo belum bisa memastikan , pemberian bantuan subsidi BBM untuk ojol dan opang di tahun 2023.

Karena, kata Sujarwo, pemberian bantuan itu karena terbitnya Peraturan Menteri Keuangan Nomor 134/PMK.07/2022 tentang Belanja Wajib Dalam Rangka Penanganan Dampak Inflasi Tahun 2022.

"Inikan berkaitan dengan pengendalian inflasi, tergantung dari pemerintah pusat ada kebijakan seperti ini lagi atau tidak. Soalnya untuk angkutan kota, kami mengacu pada PMK 134," ujar Sujarno saat di konfirmasi melalui telepon seluler, Sabtu (3/12/2022) 

Artinya, bantuan ini hanya sebatas menjalankan amanah pemerintah pusat. Sehingga, lanjut Sujarwo, pemberian bantuan subsidi BBM tersebut memiliki dasar hukum yang jelas. 

"Intinya kami melaksanakan ini harus ada dasarnya dan sebenarnya ini sangat bermanfaat kan, jadi ada dasar dan ada anggaran ya juga," imbuhnya.

Sujarwo menjelaskan, masing-masing ojol dan opang itu, memperoleh bantuan subsidi BBM dari pemerintah senilai Rp 500.000, yang disalurkan dalam bentuk kupon. 

Pemberian kuponnya pun dilakukan secara dengan empat tahap. Katanya, pada tahapan awal  masing-masing penerima manfaat mendapatkan 14 kupon. 

"Dan per kuponnya itu nilainya Rp 10.000, jadi bisa ditukar dengan pertalite. Tahap dua ada 12 (kupon), tahap tiga dan empat ada 24 (kupon), jadi totalnya setiap ojol dan opang dapat 50 kupon alias Rp 500.000," urai Sujarwo

Dia mengakui, pada saat penyaluran tahap ke-I, ternyata masih ada sisa 100 kuponyang belum diambil oleh para penerima manfaat.

"Untuk tahap ke- II sudah tidak begitu banyak sisanya, tapi masih belum selesai kami rekap, soalnya baru selesai kemarin (penyaluran nya), dan untuk penyaluran tahap III dan IV akan kami gabungkan di akhir," pungkasnya. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved