Berita Mojokerto

Disebut Punya Potensi Pariwisata Luar Biasa, Aston Berani Buka Hotel Bintang 4 di Mojokerto

Mengusung konsep abad pertengahan dan budaya Mojokerto, Aston Hotel dan Conference Center bersiap menunjukkan eksistensinya di Mojokerto. 

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Mohammad Romadoni
Presiden & Ceo Archipelago International John Flood, Owner Aston Mojokerto Gagah Eko Wibowo dan General Manager Aston Mojokerto Iwan saat Grand Opening Hotel Aston Mojokerto di Jalan Bypass, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (3/12/2022). 

SURYA.CO.ID, MOJOKERTO - Aston Hotel dan Conference Center bersiap menunjukkan eksistensinya di Mojokerto

Dengan mengusung konsep abad pertengahan dan budaya Mojokerto, hotel ini dilengkapi fasilitas modern seperti Google Nest Nub dan Google Nest Mini di setiap kamar tamu itu siap bersaing dengan hotel di kelasnya.

Namun apa yang mendasari Aston Managed by Archipelago tersebut berani membuka hotel bintang 4 di Mojokerto.

Apalagi di tengah pariwisata Mojokerto sedang loyo yang diperparah dengan tingkat okupansi hotel merosot sekitar 30-35 persen, dampak kenaikan harga BBM hingga merebaknya Covid-19 varian baru Omicron XBB dan anjloknya kunjungan wisatawan 70 persen di Trawas.

Owner Aston Mojokerto, Gagah Eko Wibowo sekaligus Direktur Utama PT Jaya Kirana Sakti mengungkapkan, selain dikenal sebagai daerah industri, Mojokerto memiliki potensi yang luar biasa terutama pengembangan pariwisata dan budaya.

Maka, ia optimistis Mojokerto dapat mengembangkan sektor wisata dan juga didukung Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (MenParekraf), Sandiaga Salahuddin Uno yang sangat konsisten berlahan namun pasti menggenjot pariwisata bangkit dari pandemi Covid-19.

"Dan saya kira di Kabupaten Mojokerto, saya juga mengamati ada konsen itu. Kita lihat banyak sudah mulai ada wisata-wisata desa di Trawas dan Pacet ini, mulai di Develop (Pengembangan) dengan bagus. Artinya, wisata-wisata di Mojokerto sudah banyak pilihan, tentunya itu akan berdampak terhadap tingkat okupansi hotel (Aston Mojokerto)," jelasnya saat Press Conference Grand Opening di Hotel Aston Mojokerto, Sabtu (3/12/2022).

Gagah mengatakan, banyaknya pilihan wisata-wisata ini tentunya menjadi tempat favorit traveler maupun wisatawan untuk staycation di Mojokerto.

"Sehingga orang memang menjadikan Mojokerto sebagai destinasi untuk staycation," ungkapnya.

General Manager Aston Mojokerto, Iwan menjelaskan kiat-kiat dalam menghadapi tingkat okupansi hotel yang anjlok di Mojokerto.

Ia menceritakan, pihaknya berupaya bertahan dan berhasil melewati masa terberat saat pandemi Covid-19 selama dua tahun.

"Kiat-kiatnya, kami pernah mengalami pandemi 2 tahun adalah masa berat, kami bisa melaluinya dan Aston Mojokerto ini kami belum buka saja sudah terisi tujuh hari nonstop, belum grand opening. Setelah ini, mulai dari besok sampai 22 (Desember) ruang meeting sudah penuh," bebernya.

Menurut dia, market di sini sangat menjanjikan, apalagi Aston satu-satunya hotel berbintang di Kabupaten Mojokerto. Pihaknya juga menjalin komunikasi dengan berbagai pihak relasi untuk menggaet tamu berkunjung ke Mojokerto.

Aston Mojokerto memiliki 139 kamar dengan empat tipe yakni Studio Style, Studip Plus, Suite dan Penthhouse, Wilwatikta Restaurant, kolam renang dan conference center berkapasitas 500 orang.

"Kami terus menjalin komunikasi government dengan seluruh tamu, kami yakin kejayaan Archipelago bisa juga dibuktikan oleh Aston Mojokerto," kata Iwan. 

Presiden & Ceo Archipelago International, John Flood menambahkan, ada pilihan 
dalam membangun sebuah hotel yaitu start dengan hotel yang masih mencari market atau sudah ada market baru membangun hotel seperti Aston Mojokerto ini.

"Kabupaten Mojokerto merupakan kabupaten dengan kawasan wisata yang sedang berkembang di Indonesia, Archipelago menyadari hal itu dengan menancapkan bendera Aston di wilayah tersebut. Lokasinya yang strategis hotel ini menjadi rumah semua orang, baik pelancong bisnis maupun rekreasi di Jawa Timur," ucap John Flood.

Mengenai kiat-kiat itu, lanjut John, pihaknya memiliki sales khusus di masing-masing segmen meliputi segmen corporate, segmen government, segmen wedding dan lain-lain.
 
"Hotel tidak hanya mengakomodasi wisatawan saja yang ingin piknik, tapi juga kita harus ada unit yang menunjang kegiatan bisnis jadi semuanya ada," pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved