Berita Madiun

Ratusan Bhabinkamtibmas di Kabupaten Madiun Dilatih Cara Penanganan Ular

Ratusan Bhabinkamtibmas dari seluruh polsek jajaran di Kabupaten Madiun, mengikuti sosialisasi tentang tata cara penanganan ular di Mapolres Madiun

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Febrianto Ramadani
Ratusan Bhabinkamtibmas dilatih cara penanganan ular, di Mapolres Madiun, Kamis (1/12/2022). 

SURYA.CO.ID, MADIUN - Ratusan Bhabinkamtibmas dari seluruh polsek jajaran di Kabupaten Madiun, mengikuti sosialisasi tentang tata cara penanganan ular di Mapolres Madiun, Kamis (1/12/2022).

Dengan menghadirkan Tim Relawan Penyelamat Ular Exalos, para peserta yang berjumlah 179 anggota itu, tampak bersemangat menerima materi dan menyimak jalannya pelatihan.

Banyak anggota Bhabinkamtibmas berani menyentuh langsung hewan melata itu. Namun, ada juga yang merasa geli saat memegang ekor, kepala dan kulit ular.

Tapi setelah mengetahui jenis-jenis ular, mereka akhirnya berani memegangnya.

Kasat Binmas Polres Kabupaten Madiun, AKP Miftakhudin mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk sebagai antisipasi jika sewaktu-waktu ada ancaman atau menjumpai ular di wilayahnya.

"Harapannya anggota dapat melakukan penanganan hewan ular secara mandiri," ujar AKP Miftakhudin di sela acara.

Menurutnya, di samping itu, Bhabinkamtibmas juga diajarkan tentang jenis- jenis ular, baik yang mampu mengeluarkan bisa maupun tidak berbisa. Serta mengetahui tingkat agresif dari masing-masing ular.

"Sehingga nantinya dapat menjadi bekal bagi para Bhabinkamtibmas untuk melakukan tindakan yang aman, apabila ada aduan dari masyarakat tentang temuan ular," ucapnya.

Adapun spesies ular yang diperkenalkan, lanjut Miftakhudin, terdiri dari ular kobra, ular hijau, ular weling hingga ular piton.

Bahkan, ular mulai dari ukuran kecil hingga besar juga ditunjukkan di depan para Bhabinkamtibmas.

"Semoga apa yang telah disosialisasikan dapat diajarkan langsung ke masyarakat. Pesan pentingnya, yaitu mencegah konflik dengan ular dan tetap selalu menjaga ekosistem," tandas Miftakhudin.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved