Berita Gresik

Kurangi Sampah Rumah Tangga, PT Smelting Dukung PKK Gresik Memproduksi Eco Enzyme

eco enzyme massal ini diharapkan bisa mengurangi sampah dan memberikan nilai ekonomis bagi masyarakat

Penulis: Sugiyono | Editor: Deddy Humana
surya/mochammad Sugiyono
Pembuatan eco enzyme massal oleh REEI Kabupaten Gresik bersama PT Smelting, Ketua PKK Kabupaten Gresik dan Ketua Gerakan Pramuka Kabupaten Gresik dan perwakilan jajaran Forkopimda Kabupaten Gresik, Kamis (1/12/2022). 

SURYA.CO.ID, GRESIK - PT Smelting bersama PKK dan Gerakan Pramuka Kabupaten Gresik membuat eco enzyme massal untuk tanggap bencana. Diharapkan, eco enzyme tersebut dapat membantu penanggulangan bencana dan mengurangi sampah dari rumah tangga.

Senior Section Manager General Effair PT Smelting, Sapto Hadi Prayetno, mengatakan PT Smelting mendukung kegiatan pembuatan eco enzyme massal oleh relawan eco enzyme Indonesia (REEI) Kabupaten Gresik.

"Kita mendukung relawan eco enzyme Indonesia Kabupaten Gresik dalam kegiatan pembuatan eco enzyime massal yang dilakukan relawan eco enzyme, dengan melibatkan, relawan REEI, LSM, Pemerintah Daerah, Wakil Bupati Gresik, PKK Kabupaten Gresik serta Pramuka Kabupaten Gresik," kata Sapto Hadi, Kamis (1/12/2022).

Lebih lanjut Sapto Hadi mengaku atas kegiatan REEI Kabupaten Gresik yang membuat eco enzyme untuk kesiapsiagaan bencana. Sebab eco enzyme bisa digunakan untuk tanggap bencana. Contohnya, untuk cairan disinfektan dan penanggulangan bencana non alam penyakit mulut dan kuku.

"PT Smelting mendukung kegiatan pembuatan eco enzyme yang hasilnya digunakan untuk penanggulangan bencana dan memberikan manfaat sosial serta lingkungan," jelasnya.

Selain itu, REEI Gresik juga memberikan pendidikan kepada masyarakat agar memilah sampah dari rumah tangga. Sehingga, bisa mengurangi sampah di masyarakat. "Karena eco enzyme ini bahannya dari kulit buah," papar Sapto.

Sementara Ketua TP PKK Kabupaten Gresik, Nurul Haromaini Fandi Akhmad Yani mengatakan, dengan gerakan pembuatan eco enzyme massal ini diharapkan bisa mengurangi sampah dan memberikan nilai ekonomis bagi masyarakat. Sebab, sampah dari rumah tangga langsung dipilah untuk dibuat eco enzyme.

"Hasilnya bisa menambah ekonomi masyarakat dan mencegah bencana alam, seperti banjir. Sebab, sampah di rumah tangga sudah terpilah oleh masyarakat," kata Nurul, didampingi Ketua REEI Kabupaten Gresik, Tatik Erawati Umaya.

Terpisah, Wakil Bupati Gresik, Hj Aminatun Habibah (Bu Min) yang sekaligus Ketua Pembina Gerakan Pramuka Kabupaten Gresik mengatakan, pembuatan eco enzyme ini sangat luar biasa, sebab bisa mengurangi sampah rumah tangga. Sehingga bisa mencegah terjadinya pembuangan sampah sembarangan dan mencegah terjadinya bencana akibat sampah.

"Pembuatan eco enzyme ini akan digerakkan ke seluruh kabupaten, melalui adik-adik Pramuka, sehingga bisa mencegah pembuangan sampah sembarangan dan menjadikan barang yang bermanfaat serta ramah lingkungan," kata Bu Min.

Ketua REEI Gresik, Tatik Erawati Umaya menyampaikan terima kasih kepada PT Smelting, sebab sudah mendukung dan memberi pengetahuan kepada relawan REEI Gresik selama setahun ini.

"Kita sangat berterima kasih kepada PT Smelting atas bantuan dan ilmu yang diberikan, sehingga bisa membuat eco enzyme yang bermanfaat untuk penanggulangan bencana," ujar Tatik. ****

Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved