Berita Lumajang

Buaya Muara Terlihat di Pesisir Selatan Kabupaten Lumajang, Warga Diimbau Waspada

Warga Desa Wotgalih, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang dihebohkan dengan kemunculan buaya muara dalam sepekan terakhir.

Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/erwin wicaksono
Warga Desa Wotgalih, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang dihebohkan dengan kemunculan buaya muara dalam sepekan terakhir. Buaya tersebut sempat terlihat jelas di muara ujung Sungai Bondoyudo yang mengarah ke laut. 

SURYA.CO.ID, LUMAJANG - Warga Desa Wotgalih, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang dihebohkan dengan kemunculan buaya muara dalam sepekan terakhir.

Buaya tersebut sempat terlihat jelas di muara ujung Sungai Bondoyudo yang mengarah ke laut.

Sungai Bondoyudo merupakan jalur nelayan untuk melaut ke perairan Selatan Lumajang.

Tampak kapal-kapal nelayan terparkir di tepian sungai.

Warga setempat bernama Sunik (40) mengaku kerap melihat jelas buaya tersebut menepi di pinggir sungai untuk berjemur.

Tak jarang ia juga melihat buaya berenang di tengah sungai.

"Kerap terlihat pada pagi hari. Ada 2 ekor yang saya lihat. Panjang sekitar 4 meter. Tapi warga yang lain mengaku sempat melihat yang indukannya berenang dan berjemur di tepi sungai," ujar Sunik ketika ditemui di warung miliknya yang dekat dengan tepi sungai, Rabu (30/11/2022).

Sunik merasa resah ketika acapkali melihat buaya di depan matanya sendiri.

Ia mengaku kemunculan buaya tersebut kerap terlihat pada pagi dan sore hari.

"Tetap takut jika ada buaya yang kelihatan makanya gak ada yang berani ke tepi sungai," ungkapnya resah.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Yosowilangun, Aipda Adi Susilo menyatakan kemunculan buaya tersebut belum memunculkan korban.

Kendati demikian, Adi berpesan kepada masyarakat agar tidak mendekati habitat buaya di sungai tersebut.

"Belum ada laporan warga yang terluka akibat serangan buaya. Jadi sementara ini belum membahayakan. Kami terus mengimbau warga agar tidak mendekati area di mana buaya itu muncul," beber Adi.

Di sisi lain, Babinsa Desa Wotgalih, Pelda Guntur R menjelaskan jika tepi muara Sungai Bondoyudo merupakan habitat buaya muara.

"Kami menghimbau agar warga tidak merapat ke tepi sungai dan muara seiring dengan kerapnya kemunculan buaya ini," himbaunya.

Berdasarkan laporan yang diterima, buaya muara yang terlihat di sungai tersebut terdapat 3 ekor.

"Induk terlihat di muara, sekitar 6 meter kalau anak anaknya sekitar 2 atau 4 meter," tutupnya.

BACA BERITA SURYA.CO.ID DI GOOGLE NEWS LAINNYA

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved