LIGA ITALIA

Obrolan Liga Italia - Liga Inggris, Mengapa Bruno Fernandes dan Bentacur Dibuang Tim-tim Italia

Di Liga Serie A Italia, Bruno Fernandes bermain untuk Novara, Sampdoria dan Udinese. Semua gagal moncer hingga akhirnya pulang kampung.

Penulis: Suyanto | Editor: Suyanto
Twitter.com
Bruno Fernandes Tampil Trengginas Bersama Portugal, mencetak brace kemenangan 2 - 0 atas Uruguay di Piala Dunia Qatar 2022. Portugal lolos ke babak 16 besar. 

SURYA.co.id I Pemain Timnas Portugal, Brruno Fernandes dan pemain Timnas Uruguay Rodrigo Bentancur yang tampil apik di Piala Dunia 2022, menjadi sorotan tersendiri oleh media Italia.

Apalagi Bruno Fernandes yang mencetak gol Portugal ke gawang Uruguay dan memastikan  lolos ke babak 16 besar sebelum melakoni laga terakhir melawan Korea Selatan (Korsel).

Bruno Fernanedes dan Bentacur bersinar sejak masuk  ke Liga Inggris. Bruno Fernades bergabung di Manchster United, sedang Bentacur bersama Tottenham Hotspur.

Jauh sebelum moncer di Liga Inggris, dua gelandang  itu sempat beberapa tahun mencoba skill-nya di Liga Italia.
Namun di Liga Serie A, keduanya malah serasa kehilangan keahliannya, hingga akhirya tidak dilirik lagi oleh tim - tim Liga Serie A.

Baca juga: Liga Inggris: Ronaldo Banjir Duit, Dibayar Al-Nassr Setahun Rp 3,2 Triliun

Baca juga: Liga Inggris: Rencana Perombakan Besar Chelsea, Potter Incar Sederet Nama, Uang Tidak Masalah

Saat di Liga Serie A Italia, Bruno Fernandes bermain untuk Novara, Sampdoria dan Udinese. Semua gagal moncer hingga akhirnya pulang kampung dan bergabung Sporting CP pada 2017.

Dia memainkan 119 pertandingan selama di Italia dan hanya menghasilkank 15 gol.

Sedang Bentancur sebelum gabung Tottenham Januari tahun  lalu, selama  lima tahun bersama  Juventus, memainkan 181 laga dan hanya menghasilkan tiga gol. Bandingkan dengan di Liga Inggris, bersama Tottenham Hotspur, dari 26 pertandingan sudah bisa mencetak lima gol.

Baca juga: Liga Italia: Ini Penyebab Semua Petinggi Juventus Mundur, Berikut Daftar Namanya

Massimo Oddo, mantan pemain Timnas Italia yang pernah mengantarkan negaranya juara dunia, dan pernah melatih Udinese tempat Fernandes bermain di Italia memberikan jawabannya.

Jawaban itu muncul saat disodori pertanyaan media olah raga ternama di Italia, La Gazzetta Dello Sport saat berlangsungnya duel Portugal vs Uruguay.

Mengapa Bruno Fernandes dan Bentacur tidak berkembang di klub-klub Serie A?.

“Itu terjadi, itu bukan hanya kesalahan pelatih atau pencari bakat. Seseorang pelatih itu bisa memahami bakat, bukan memprediksi masa depan,” kata Massimo Oddo, mantan pelatih Udinese, satu diantara klub tempat Bruno Fernandes gagal berkarir di Liga Italia.

Baca juga: Hasil Grup H: Portugal Lolos Berkat Brace Fernandes, Satu Tiket Jadi Rebutan Ghana, Korsel, Uruguay

“Saya bermain dengan Alberto Gilardino di Verona dan saya tidak akan pernah mempertaruhkan satu sen pun padanya. Genoa bisa saja merekrut Robert Lewandowski tetapi tidak yakin.

“Klub-klub Italia tidak sepenuhnya percaya pada Fernandes, itu benar, tetapi dia bahkan kembali ke Portugal dan kemudian sesuatu berubah. Lingkungan, bahasa, gaya sepak bola, siapa tahu…

“Dia adalah talenta serba bisa, dia bisa bermain sebagai Mezzala, tapi saya juga melihatnya di depan pertahanan. Sedikit mirip dengan Rodrigo De Paul yang bermain sebagai gelandang serang saat saya menangani Udinese,” lanjutnya.

"Sekarang dia bagus bermain di lini tengah."

Bentancur bergabung dengan Tottenham Januari lalu setelah lima tahun di Juventus dan telah mencetak lebih banyak gol di London Utara – lima dalam 26 pertandingan – daripada di Turin, di mana ia mengantongi tiga gol dalam 181 penampilan.

“Bentancur berbeda dalam beberapa tahun terakhir. Sejujurnya, saya akan menjualnya untuk mendapatkan tawaran yang bagus,” aku Oddo.

“Klub Italia bukan satu-satunya yang melakukan kesalahan, terkadang klub asing juga melakukan kesalahan, menjual pemain penting ke tim kami.
“Bagi saya, Bentancur bukanlah seorang Mezzala (kata dalam bahasa Italia untuk gelandang box-to-box), bahkan bukan seorang playmaker. Dia solid dan tangguh, lini tengah Tottenham yang terdiri dari dua orang sangat cocok untuknya.”

Sumber: Football Italia

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Klub
    D
    M
    S
    K
    GM
    GK
    -/+
    P
    1
    Persib
    21
    14
    3
    4
    37
    25
    10
    45
    2
    Persija Jakarta
    22
    13
    5
    4
    31
    11
    13
    44
    3
    PSM Makasar
    22
    12
    8
    2
    39
    8
    22
    44
    4
    Madura United
    22
    11
    4
    7
    27
    14
    6
    37
    5
    Borneo
    21
    10
    6
    5
    38
    18
    15
    36
    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved