Berita Surabaya

LED TV Jadi Produk Elektronik Terlaris di Tengah Perhelatan Piala Dunia 2022 Qatar

Perhelatan Piala Dunia 2022 di Qatar berhasil mendorong penjualan televisi, terutama televisi dengan teknologi smart tv dan ukuran besar.

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: irwan sy
sri handi lestari/surya.co.id
Direktur Utama UFO Electronika, Poedji Harixon (berbaju putih), menunjukkan produk televisi ukuran besar yang saat ini menjadi produk elektronik favorit yang didorong perhelatan Piala Dunia 2022 di Qatar. 

Berita Surabaya

SURYA.co.id | SURABAYA - Perhelatan Piala Dunia 2022 di Qatar berhasil mendorong penjualan televisi, terutama televisi dengan teknologi smart tv dan ukuran besar.

Direktur Utama UFO Electronika, Poedji Harixon, mengatakan LED TV ukuran besar menjadi produk elektronik yang paling banyak diminati.

"Sebab orang beli TV tidak hanya untuk melihat televisi tapi media sosial, dan saat ini bersamaan dengan momen World Cup 2022," kata Poedji, disela pembukaan pameran UFO Elektronika di Pakuwon Mall Surabaya, Rabu (30/11/2022).

Lebih lanjut, Poedji menyebutkan, kenaikan penjualan televisi mencapai 20 persen.

Hal itu berlangsung sejak dua bulan terakhir.

Selain momentum adanya piala dunia 2022, saat ini harga televisi ukuran besar juga mulai terjangkau.

Oleh karena itu, UFO Electronics kini memanfaatkan momen itu dengan menggelar pameran akhir tahun bertajuk " Uforia elektronik".

"Perhelatan World Cup ini cukup menambah gairah khususnya untuk pembelanjaan televisi ukuran besar, karena banyak sekali konsumen yang mengadakan nobar-nobar selama world cup berlangsung," ungkap Poedji.

Poedji menjelaskan, pameran tersebut mengadakan program untuk memudahkan konsumen berbelanja, dan berlangsung dari tamggal 30 November sampai dengan 4 Desember 2022.

"Dan kami memang memberikan berbagai kemudahan masyarakat berbelanja kebutuhan elektroniknya. Selain itu, kelebihannya ada cashback, Juga ada tukar tambah mesin cuci, AC dan TV,” bebernya.

UFO menargetkan pada pameran tersebut akan terjual TV sebanyak 2000 unit. Untuk produk AC dan lemari pendingin ditargetkan terjual 1000 unit.

Sedangkan untuk pasar elektronik pada akhir tahun, Poedji mengatakan ada peningkatan penjualan sejak Oktober.

“Adanya peningkatan karena pandemi yang mulai menurun membuat orang lebih berani berbelanja. Peningkatan dibanding tahun kemarin, lebih meningkat 20 persen,” pungkas Poedji.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved