Breaking News:

Berita Tulungagung

12.000 Liter Solar Bersubsidi Diselewengkan, Pertamina Wilayah Kediri Akui Pengawasan Belum Efektif

Sales Brand Manager PT Pertamina wilayah Kediri, Parama Ramadhan memastikan solar yang disita polisi di Tulungagung memang solar bersubsidi

Penulis: David Yohanes | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/David Yohanes
Polisi di Tulungagung menunjukan mobil box milik pelaku penyelewengan solar bersubsidi yang dimodifikasi dengan bak penampungan dan pompa BBM untuk membeli solar subsidi dalam jumlah besar, Rabu (30/11/2022). 

Terkait hal tersebut, pemberlakuan QR Code untuk pembelian BBM bersubsidi ini sangat mendesak.

"Jika semua sudah punya QR Code, maka pembelian akan dibatasi. Misalnya sehari Rp 200.000, maka tidak bisa membeli lagi sampai hari berikutnya," tegas Rama.

Untuk menjalankan aksinya, tersangka memodifikasi tangki bahan bakar sebuah mobil box.

Tangki ini langsung dihubungkan pompa solar dan terhubung dengan bak penampungan.

Solar yang masuk ke tangki bahan bakar langsung dipompa ke bak penampungan yang diletakkan di dalam box.

Dengan cara tersebut, tersangka bisa membeli solar bersubsidi dalam jumlah besar.

Setelah bak penampungan sudah penuh, akan dipindahkan ke truk tangki solar.

Dengan truk tangki ini, solar subsidi lalu dijual sebagai solar industri.

Solar ilegal ini lalu dijual ke pelaku industri yang ada di Kabupaten Tulungagung.

Komplotan ini mengaku beraksi sejak 4 bulan lalu.

Taksir kerugian dari aksi menyelewengkan BBM solar bersubsidi tersebut, mencapai ratusan juta rupiah.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved