Berita Surabaya

Wali Kota Eri Cahyadi Ingin Puskesmas di Surabaya Nyaman: Antre 7 Menit Harus Dapat Obat

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, meminta seluruh pelayanan kesehatan berjalan optimal, termasuk di Puskesmas.

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: irwan sy
bobby constantine koloway/surya.co.id
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melakukan sidak ke Puskesmas Sidotopo. 

Berita Surabaya

SURYA.co.id | SURABAYA - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, meminta seluruh pelayanan kesehatan berjalan optimal, termasuk di Puskesmas.

Waktu antrean harus dipangkas sehingga pasien cepat mendapatkan penanganan hingga obat yang dibutuhkan.

Hal ini disampaikan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi setelah inspeksi mendadak (sidak) ke Puskesmas Sidotopo di Jalan Pegirian, Kecamatan Semampir pekan ini.

Sidak ini menindaklanjuti sidak di pekan sebelumnya di Puskesmas yang sama.

Dari hasil sidak saat ini, Wali Kota menyebut ada sejumlah peningkatan pelayanan, terutama di poli atau rawat jalan dan antrean mengambil obat.

Pelayanan di Poli Umum semakin cepat karena ada dua dokter yang melayani (dari sebelumnya satu dokter). Kemudian, pengambilan obatnya juga semakin cepat.

Obat anak-anak yang racikan waktunya sekitar 15 menit, sedangkan obat untuk orang dewasa sekitar 5-7 menit.

"Ini waktu yang ideal. Lama mengantre obat tanpa racikan maksimal 5-7 menit," katanya.

Pada sidak sebelumnya di Puskesmas tersebut, Wali Kota sempat 'menyemprot' beberapa petugas kesehatan. Ini setelah Cak Eri mendapatkan keluhan pasien soal lamanya mengantre.

"Sebelumnya ketika saya ke sini, tempat ini nggak karu-karuan. Sampai saya bilang waktu itu, besok (pasien) bawa karpet dan rantang kema di sini saja, karena antriannya terlalu lama dan banyak yang antre. Setelah saya beri waktu seminggu untuk berubah, ternyata saat ini sudah berubah total. Maka saya ingin memberikan reward (hadiah)," katanya.

Selain soal percepatan pelayanan, ia juga menekankan kenyamanan ruangan.

Di tiap ruang tunggu pasien, Puskesmas harus menyediakan tempat yang lapang beserta pendingin ruangan.

"Ruang tunggunya bisa semakin lebar dan nanti akan kita pasang AC. Sehingga, yang sudah mau masuk (pelayanan), mereka bisa lebih nyaman,” katanya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved