Berita Surabaya

Permen Rendah Gula Buatan Tiga Dosen UKWMS, Ada Tambahan Rempah yang Bikin Rasanya Makin Enak

Bertempat di Laboratorium Mikrobiologi Industri Pangan FTP UKWMS, civitas akademika UKWMS antusias membuat permen gula poliol rendah kalori.

Penulis: Zainal Arif | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/zainal arif
Mahasiswa, dosen dan staf di UKWMS mencoba membuat permen rendah indeks glikemik yang aman sekaligus sebagai anti diabetes dengan dipandu Martha Ervina di Laboratorium Mikrobiologi Industri Pangan FTP UKWMS. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Beberapa orang memilih menghindari konsumsi permen, selain khawatir merusak gigi juga karena kadar gula yang tinggi.

Melalui racikan tiga dosen Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS), Martha Ervina, Anita Maya Sutedja dan Netty Kusumawati menghasilkan permen rendah indeks glikemik yang aman sekaligus sebagai anti diabetes.

Inovasi itulah yang kemudian diikuti mahasiswa, dosen dan staf di UKWMS lewat acara lokakarya bertajuk "Pembuatan Permen Keras atau Hard Candy Rendah Glikemik sebagai Anti Diabetes" di Laboratorium Mikrobiologi Industri Pangan FTP UKWMS.

Mereka menggunakan bahan isomalt sebagai pengganti gula pasir

Bertempat di Laboratorium Mikrobiologi Industri Pangan FTP UKWMS, para civitas akademika UKWMS begitu antusias membuat permen gula poliol rendah kalori.

“Alasan penggunaan isomalt karena rendah angka glikemik indeksnya, sehingga tidak membuat angka gula darah naik dan tetap ada rasa manisnya," jelas Martha kepada SURYA.co.id, Minggu (27/11/2022).

"Selain aman dikonsumsi penderita diabetes, dapat pula ditambahkan ekstrak yang dapat memberikan efek, juga mudah dikonsumsi kapan saja,” imbuh dosen dari Fakultas Farmasi dan Pusat Penelitian Obat Tradisional (PPOT) itu.

Untuk proses pembuatan, para peserta mengawali dengan menimbang bahan, pencampuran, pemanasan hingga mencapai suhu tertentu, penambahan ekstrak dan bahan tambahan lainnya lalu didiamkan hingga buihnya menghilang.

Dilanjutkan pencetakan campuran dalam cetakan, didinginkan, dan dilepaskan dari cetakan.

"Pada proses pembuatan, ada rempah pilihan yang dapat digunakan sebagai antidiabetes yakni, kayu manis, kunyit, dan jahe," ungkapnya.

Seperti salah satu tim yang terdiri dari tenaga kependidikan UKWMS, yakni Veronica Yunita Dian Anggraini, Krenna dan Yohana Prasetyorini.

Karena gemar mengkonsumsi kopi, ketiganya kompak menuangkan rasa kopi dan menambahkan rempah ke dalam campuran permen.

“Karena gemar minum kopi, maka kami campurkan rasa kopi dalam adonan permen, ditambah dengan rempah-rempah sehingga makin enak rasanya. Dan pelatihannya sangat bermanfaat serta menyenangkan,” tutup Ika sapaan Veronica.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved