Tim PKM Pascasarjana UNESA Gelar Pelatihan Bareng Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto

Tim PKM Pascasarjana UNESA bekerja sama dengan Dinas Pendidikan kabupaten Mojokerto untuk menggelar pelatihan dengan topik Keilmuan Konstruksi.

Dok. Pribadi
Program pelatian dengan topik Keilmuan Konstruksi yang dilakukan oleh tim PKM Pascasarjana UNESA bersama dengan guru-guru SMK selingkung Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto beberapa waktu lalu. 

SURYA.CO.ID | Surabaya - Di hadapan audiens yang dihadiri oleh guru SMK selingkung Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Pascasarjana Universitas Negeri Surabaya (UNESA) memberikan pelatihan.

Pada program itu, tim PKM yang diketuai oleh Prof Suparji memberikan pelatihan dengan topik Keilmuan Konstruksi.

"Topik ini disesuaikan dengan kebutuhan stakeholder terkait, sebelum kami membentuk grup PKM yang beranggotakan saya dan dua rekan lainnya yakni, Yeni Anistyasari serta Mochammad Firmansyah Sofianto," terang Prof Suparji, ketua dari Tim PKM Pascasarjana UNESA.

Dalam topik Keilmuan Konstruksi, peserta dilatih untuk membuat rencana anggaran biaya dan penjadwalan pekerjaan dengan menggunakan aplikasi Ms.

Tak hanya pelatihan, dalam kegiatan itu pula didatangkan seorang narasumber dari tenaga ahli yakni, Gde Agus Yudha Prawira Adistana, untuk memberikan pemaparan pada peserta.

Peserta juga diberikan tugas untuk mengerjakan beberapa latihan soal secara langsung sebagai hasil evaluasi pelatihan, serta penilaian pada kemampuan peserta.

Disinggung mengenai kesulitan dalam melaksanakan kegiatan PKM ini, Firmansyah mengaku hampir tidak ada.

"Kami melaksanakan kegiatan ini secara offline. Artinya, kami datang langsung ke lokasi. Alhamdulillah, semuanya lancar hingga acara selesai," paparnya.

Meski pemberian materi hanya diberikan selama satu hari, namun hasil yang diberikan peserta cukup memuaskan dan menjadi tolok ukur bahwa kegiatan yang dilakukan oleh Tim PKM Pascasarjana UNESA berjalan dengan lancar.

"Hasil yang diberikan peserta sudah cukup baik. Terutama pada materi dasar. Namun untuk penggunaan aplikasi, masih perlu latihan yang lebih intensif lagi agar progresnya juga lebih baik," tutup Prof Suparji.

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved