Berita Mojokerto

Hindari Kemacetan Imbas Pengecoran Jalan Nasional di Trowulan Mojokerto, Kendarran Diimbau Lewat Tol

Dishub Provinsi Jawa Timur menyarankan pengguna kendaraan truk dan mobil pribadi melewati Jalan Tol untuk menghindari kemacetan parah

surya.co.id/Mohammad Romadoni
Kepadatan kendaraan dari Surabaya-Mojokerto diterapkan Contraflow dari arah Surabaya-Mojokerto dampak perbaikan jalan di Jalan Raya Nasional Watesumpak Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (26/11/2022). 

SURYA|MOJOKERTO- Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur menyarankan pengguna kendaraan truk dan mobil pribadi melewati jalan tol untuk menghindari kemacetan parah yang disebabkan pengecoran Jalan Nasional Surabaya-Mojokerto.

Pengguna kendaraan terutama dari arah Surabaya juga dapat melewati jalan alternatif Gedeg Mojokerto- Ploso Jombang. 

Hal ini untuk mengantisipasi kemacetan imbas pengerjaan pengecoran jalan nasional di wilayah Lengkong, Kecamatan Trowulan KM SBY 61+200 Kabupaten Mojokerto.

Kasi Pengendalian dan Operasional UPT LLAJ Mojokerto Dishub Provinsi Jatim, Yoyok Kristyowahono menjelaskan kendaraan dari arah Surabaya menuju Mojokerto dapat melewati Jalan Tol Penompo atau melintas di Jalan Raya Gedeg-Ploso Jombang guna antisipasi kemacetan dampak perbaikan jalan tersebut.

"Kita pasang Banner dari kedua arah mulai dari Simpang Mlirip dan Trowulan arah dari Jombang sebagai pemberitahuan kendaraan untuk sementara menghindari lewat Jampirogo-Trowulan karena ada peningkatan Jalan Nasional (Pengecoran)," jelasnya saat dikonfirmasi Surya.co.id melalui seluler, Sabtu (26/11/2022).

Yoyok mengatakan pihaknya meminta Pelaksana Teknis Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VIII (BBPJN) Jawa Bali selaku yang berwenang agar menempatkan petugas (Falgman) di Simpang Mlirip.

Tujuannya untuk mengarahkan kendaraan terutama truk muatan berat dari arah Surabaya diimbau lewat Jalan Tol atau mengarah ke Jalan Raya Gedeg-Ploso Jombang.

"Nanti ada petugas yang mengimbau kendaraan truk berat lewat Jalan Tol atau lewat Jalan Raya Provinsi Gedeg Mojokerto  mengarah ke Ploso Jombang, untuk menghindari potensi kemacetan di Jampirogo-Watesumpak Trowulan," ungkapnya.

Menurut dia, pengalihan arus kendaraan ini  berguna untuk antisipasi penumpukkan kendaraan agar tidak semakin mengular saat pengerjaan pengecoran Jalan Nasional di Lengkong, Trowulan.

"Kenapa kita imbau kendaraan agar masuk Jalan Tol atau lewat Jalan Provinsi Gedeg-Ploso Jombang jadi biar supaya antrean kendaraan tidak semakin panjang," ucap Yoyok.

Ia mengungkapkan sesuai hasil rapat koordinasi dalam pengerjaan pengecoran jangan sampai menimbulkan kemacetan jalan. 

Rencananya, pengerjaan pengecoran Jalan Nasional itu akan dilakukan selama 24 jam. 

Pengerjaan pengecoran Jalan Nasional atau Open Traffic diopersionalkan 15 Desember 2022.

Kemudian, pengerjaan perbaikan jalan maksimal H-7 sebelumnya Nataru (Natal dan Tahun Baru). 

Halaman
12
Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved