Grahadi

Pemprov Jatim

Gubernur Khofifah Rintis Kerja Sama dengan Perpustakaan Bibliotheca Alexandrina Mesir

Gubernur Khofifah gerak cepat implementasikan kerja sama antara Provinsi Jawa Timur dengan Provinsi Alexandria Mesir, khususnya di bidang pendidikan.

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Cak Sur
Istimewa
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat melihat koleksi Perpustakaan Bibliotheca Alexandrina di Kota Alexandria, Mesir, Sabtu (26/11/2022).  

SURYA.CO.ID, ALEXANDRIA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa gerak cepat mengimplementasikan kerja sama antara Provinsi Jawa Timur dengan Provinsi Alexandria Mesir, khususnya di bidang pendidikan. 

Gubernur Khofifah secara khusus berkunjung ke Bibliotheca Alexandrina di Kota Alexandria, Mesir, yang merupakan perpustakaan tertua dan terbesar di dunia untuk merintis kerja sama. 

Khofifah ingin melakukan tukar menukar manuskrip naskah kuno karya ulama Jatim dan Indonesia, atau turots

Gubernur Khofifah diterima langsung oleh Head of External Relation and Media Sector Bibliotheca Alexandrina, Sherif Riad PhD.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah menyerahkan sejumlah buku. Di antaranya yaitu Buku Kompilasi Karya Ulama Jawa Timur dan juga Katalog Karya Ulama Indonesia. 

Buku-buku karya ulama yang diserahkan tersebut, bersumber dari turots para ulama yang telah dilestarikan.

Di mana tahapan pelestarian manuskrip atau turots tersebut dilakukan dengan proses panjang mulai dari pencarian turots, alih media, alih aksara, alih bahasa hingga penelitian/kajian yang selanjutnya dibukukan. 

"Kami berharap akan ada kerja sama antara Provinsi Jawa Timur dengan perpustakaan Alexandria, Bibliotheca Alexandrina. Karena di Jatim kami memiliki banyak manuskrip kuno yang kami harap bisa ada saling tukar menukar manuskrip dengan perpustakaan Alexandria," tegas Khofifah, Sabtu (26/11/2022). 

Khofifah berharap, manuskrip karya ulama Indonesia, termasuk Jawa Timur, bisa dipamerkan di perpustakaan Bibliotheca Alexandrina.

Menurutnya hal itu sangat strategis, karena akan menjadi wadah promosi literasi keislaman Indonesia. Bahwa sejatinya ulama Indonesia memiliki peran penting dalam pengembangan keilmuan dunia. 

Tidak hanya itu, saat ini Pemprov Jatim memiliki rencana membangun Islamic Science Park yang di dalamnya juga direncanakan akan memiliki perpustakaan. 

Rencana pembangunan Islamic Science Park ini telah mendapatkan persetujuan dari Presiden Joko Widodo.

Sehingga, Gubernur Khofifah berharap dengan adanya kerja sama tukar menukar manuskrip dengan Bibliotheca Alexandrina, bukan karya ulama Indonesia yang dipamerkan, melainkan juga manuskrip kuno karya ulama dunia juga bisa dihadirkan. 

"Sehingga kita ingin ada pengembangan jaringan repository digital manuskrip keislaman. Dengan adanya jaringan ini, pemustaka baik Jatim maupun Alexandria dapat mengakses repository tersebut," tegasnya. 

Selain karya ulama, prospek kerja sama Jatim dengan Bibliotheca Alexandrina juga terkait repository digital penelitian perguruan tinggi di Jatim dan penelitian mahasiswa Indonesia yang belajar di Mesir

"Dan terakhir kami juga berharap agar ke depan ada sharing session rutin yang bisa kami laksanakan terkait dengan pengelolaan naskah-naskah kuno," pungkas Gubernur Khofifah

Sementara itu, Head of External Relation and Media Sector Bibliotheca Alexandrina Sherif Riad PhD menyambut baik maksud dan tujuan kedatangan Gubernur Khofifah.

Bahkan, pihaknya antusias untuk segera menindaklanjuti apa yang digagas oleh Jatim. 

"Mesir dan Indonesia memiliki hubungan yang sangat baik. Sehingga tidak ada alasan untuk tidak saling mendukung niat dan program baik yang telah direncanakan," tegasnya. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved