Berita Lamongan

Beri Kemudahan Para Pelaku Usaha, Dinas Koperasi Gandeng PNM dan Dekranasda Gelar Sosialisasi NIB

Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Lamongan mensosialisasikan nomor induk berusaha (NIB)

Hanif Manshuri
Dinas Koperasi dan Usaha Mikro menggandeng PT. Permodalan Nasional Madani (PNM) Lamongan dan Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah) Lamongan gelar sosialisasi NIB di lantai 7 Ruang Gajah Mada Gedung Pemkab Lamongan, Sabtu (26/11/2022). 

SURYA.CO.ID|LAMONGAN - Untuk memberikan pemahaman terhadap para pelaku usaha terutama pelaku usaha ultra  mikro di Lamongan, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Lamongan mensosialisasikan nomor induk berusaha (NIB) di lantai 7  Ruang Gajah Mada Gedung Pemkab Lamongan, Sabtu (26/11/2022).

Sosialisasi NIB ini, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro menggandeng PT. Permodalan Nasional Madani (PNM) Lamongan dan Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah) Lamongan, 

Lewat sosialisasi NIB,  diharapkan akan mampu memberikan pemahaman pada para pelaku usaha ultra mikro, tentang pentingnya kepemilikan NIB dalam berusaha.

Bupati Lamongan,  Yuhronur Efendi mengungkapkan, bahwa NIB merupakan identitas bagi para pelaku usaha, sebagai bukti registrasi atau pendaftaran pelaku usaha dalam melakukan kegiatan usahanya.

"Panjenengan semuanya kalau sudah punya nomor induk berusaha nanti akan jelas identitas juga identifikasinya, kalau ada apa-apa dengan usaha sudah ada nomornya, sudah terdaftar," ungkap Yuhronur 

Ditambahkan,  bahwa dengan memiliki NIB, maka para pelaku usaha ultra mikro yang sebagian besar merupakan ibu-ibu tersebut dapat lebih fokus dalam berusaha.

Jadi, tidak perlu bingung mikir modal, sudah banyak penyedia modal seperti PNM, koperasi, KUR, dan lainnya. Pemerintah juga menyediakan banyak akses untuk memudahkan pemenuhan semua pelaku usaha  dalam berusaha.

"Pelaku usaha  supaya lebih fokus lagi agar usahanya dapat berkembang, " katanya.

Plt. Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Lamongan, Anang Taufik menyebutkan  bahwa peserta yang mengikuti sosialisasi pada hari ini sebanyak 250 ibu-ibu pelaku usaha ultra mikro. " Ini sejalan dengan apa yang menjadi prioritas bupati, yakni menciptakan 10 ribu wirausaha baru di Lamongan, " katanya.

Ditegaskan, para pelaku itu portalnya ada di NIB. NIB ini menjadi portal utama bagaimana pelaku usaha bisa mendapatkan yang namanya P-IRT, bisa mendapatkan label halal, BPOM dan bahkan sampai hak paten.

Pada kesempatan tersebut, Pimpinan Cabang PNM Lamongan, Anang Fathurrahman juga mengatakan bahwa kegiatan ini difokuskan pada sosialisasi NIB untuk mempermudah dalam melaksanakan usaha.

"Kegiatan hari ini kita fokuskan pada sosialisasi NIB atau nomor induk berusaha. Jadi apabila aktivitas ibu-ibu nanti sudah terdaftar di nomor induk berusaha, misalkan pemkab punya program yang berkaitan dengan khususnya usaha mikro, ini juga aksesnya lebih mudah," ucap Anang Fathurrahman.

Hadir pula dalam kegiatan, Ketua Dekranasda Kabupaten Lamongan Anis Kartikawati Yuhronur Efendi sebagai pemateri pada Sosialisasi Nomor Induk Berusaha.(Hanif Manshuri)

Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved