Berita Pasuruan

Wakil Ketua DPRD Kab Pasuruan Andri Wahyudi Minta Pemkab Logis Dalam Pembangunan, Ada yang Mangkrak

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Andri Wahyudi, meminta Pemkab Pasuruan harus lebih rasional dalam merencanakan pembangunan.

Penulis: Galih Lintartika | Editor: irwan sy
surya/Galih Lintartika
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Rusdi Sutedjo. 

SURYA.co.id | PASURUAN - Gelombang kritikan terkait rencana pembangunan gedung damkar dan BPBD Kabupaten Pasuruan senilai Rp 25 miliar terus berdatangan.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Andri Wahyudi, meminta Pemkab Pasuruan harus lebih rasional dalam merencanakan pembangunan.

Menurutnya, jangan memikirkan pembangunan gedung damkar ini untuk meningkatkan pelayanan dan kepentingan masyarakat.

“Jangan berpikir ke arah sana dulu, karena faktanya masih banyak pelayanan dan kepentingan masyarakat yang tidak terakomodir,” katanya.

Politisi PDI Perjuangan ini menyebut salah satu contohnya adalah penanganan paska bencana yang terbengkalai selama ini.

Bahkan, kata dia, itu hanya sebatas formalitas.

Sebab, banyak lokasi bencana yang tidak mendapatkan perhatian dan sentuhan.

“Maka ada kesan dibiarkan saja. Ya ada kejadian, sudah tidak dipikirkan kembali cara untuk bagaimana disempurnakan lagi,” jelasnya.

Menurutnya, banyak lokasi pasca bencana yang tidak tersentuh perbaikan.

Bahkan, sudah lebih dari satu tahun tidak dimasukkan dalam program.

Contohnya, kata dia, jembatan ngipik, Desa Sumbersuko, Kecamatan Gempol yang terkena banjir tahun 2021.

Sampai sekarang, kata AW, sapaan akrabnya, Pemkab tidak memikirkan nasibnya.

Bahkan,ada indikasi dengan sengaja dibiarkan.

“Harusnya, Pemkab lebih memprioritaskan hal - hal yang seperti ini, dibandingkan membangun gedung yang nilainya besar,” lanjutnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved