Brigadir J Ditembak di Rumah Jenderal

INGAT Mayjen (Purn) Seno Sukarto Ketua RT yang Kuak Kejanggalan Skenario Ferdy Sambo? Ini Kondisinya

Mayjen (purn) Seno Sukarto, Ketua RT yang berani ungkap kejanggalan skenario Ferdy Sambo kini sakit berat.

Editor: Musahadah
kolase tribunnews
Mayjen (purn) Seno Sukarto, Ketua RT yang berani mengungkap kejanggalan skenario Ferdy Sambo dalam pembunuhan Brigadir J. Begini kondisinya sekarang. 

SURYA.CO.ID - Ingat Mayjen (Purn) Seno Sukarto, Ketua RT 05 RW 01 yang mengungkap adanya kejanggalan skenario Ferdy Sambo seusai pembunuhah Brigadir J alias Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat? 

Mayjen (Purn) Seno Sukarto tiga kali tidak memenuhi panggilan jaksa penuntut umum untuk bersaksi di sidang penghalangan penyidikan atau obstruction of justice kasus pembunuhan Brigadir J di PN Jakarta Selatan.

Padahal, kesaksian Mayjen (Purn) Seno Sukarto ini cukup penting karena dia yang kali pertama mengungkap adanya penggantian DVR CCTV di Komplek Polri Duren Tiga pada tanggal 11 Juli 2022, sebelum pembunuhan Brigadir J terkuak.

Lalu dimana Seno Sukarto saat ini? 

Jaksa penuntut umum mengaku sudah memanggil Seno Soekarto dalam sidang kasus tewasnya Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir Yoshua, Kamis (24/11/2022).

Baca juga: PERANG BINTANG di Polri Kian Sengit, Ferdy Sambo dan Hendra Kurniawan Kompak Serang Kabareskrim

Kendati begitu, yang bersangkutan kata jaksa, kembali urung hadir dalam persidangan untuk terdakwa Hendra Kurniawan dan Agus Nurpatria.

Seno kata Jaksa, mengalami sakit yang membuatnya hanya bisa terbaring di tempat tidur.

"Berkenaan tidak juga datang maka khusus Drs Seno Soekarta karena sudah 3 kali, dia sudah sakit terbaring," kata jaksa dalam persidangan kepada majelis hakim PN Jakarta Selatan.

Seno yang merupakan pensiunan anggota Polri pada tahun 1993 itu diketahui terhitung sudah tiga kali tidak hadir dalam persidangan kasus perintangan penyidikan atau obstraction of justice tewasnya Brigadir Yoshua.

Atas hal itu, jaksa meminta izin kepada majelis hakim yang sudah membuka persidangan untuk membacakan berita acara pemeriksaan (BAP) Seno.

"Kalau berkenan majelis kami baca BAP dari Seno, namun keputusan di Majelis," kata jaksa.

Sesuai berita acara pemeriksaan yang dibacakan jaksa terungkap, Seno Sukarto mengaku baru mengetahui CCTV telah diganti tiga hari pasca kejadian.

Seperti diketahui penembakan Brigadir J terjadi pada 8 Juli 2022.

Namun dia baru tahu ada kasus penembakan Brigadir J karena ramai pemberitaan awak media pada 11 Juli 2022.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved