Berita Gresik

6 Desa di Cerme Gresik Nikmati Jargas Gas Bumi PGN

Sebanyak enam desa di Gresik sudah menerima pipa jaringan gas (jargas) gas bumi program PGN dan Gresik Migas.

Penulis: Willy Abraham | Editor: irwan sy
surya/sri handi lestari
Ilustrasi - Petugas PGN mamasang jaringan gas di rumah warga. 

Berita Gresik

SURYA.co.id | GRESIK - Sebanyak enam desa di Gresik sudah menerima pipa jaringan gas (jargas) gas bumi program PGN dan Gresik Migas.

Salah seorang penerima mengaku lebih irit menggunakan gas bumi dibanding menggunakan elpiji. 

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani (Gus Yani), melihat jargas program PGN dan Gresik Migas ke beberapa warga Desa Cagak Agung.

Dalam kunjungan ke tempat tinggal beberapa warga Desa Cagak Agung, Gus Yani melihat secara langsung jargas program PGN dan Gresik Migas.

Selain Desa Cagak Agung, jargas juga sudah dapat dimanfaatkan oleh 5 desa di Kecamatan Cerme di antaranya Desa Ngabetan, Desa Betiting, Desa Cerme Lor, Desa Cerme Kidul, dan Desa Iker Iker Geger.

Saat bertemu dengan warga, Gus Yani menanyakan terkait biaya pembayaran tiap bulan, juga perbedaan saat menggunakan tabung elpiji melon dan jargas.

"Irit mana pemakaian pipa gas dibanding elpiji, bayarnya berapa setiap bulan," ujarnya kepada warga.

Gus Yani berharap masyarakat bisa memanfaatkan gas bumi karena lebih efisien dan hemat.

"Mudah-mudahan jaringan pipa gas ini, segera dapat digunakan. Selain 6 desa yang sudah mendapat layanan jargas, desa lainnya yang ada di Kecamatan Cerme juga segera merasakan manfaatnya," bebernya.

Salah satu warga yang memiliki usaha warung kopi, Arsat menjawab lugas, jika biaya yang dikeluarkan tiap bulan untuk membayar hanya 25 sampai 30 ribu.

"Lebih praktis pipa gas tanpa harus bongkar pasang selang tabung elpiji," kata Arsat.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved