Breaking News:

UMK Surabaya

ALASAN Kenaikan UMK Surabaya 2023 dan Daerah Lain Maksimal 10 Persen, Menaker Minta Aturan Dipatuhi

Berikut ini dua alasan mengapa kenaikan UMK Surabaya dan daerah lain tak boleh lebih dari 10%.

Penulis: Arum Puspita | Editor: Adrianus Adhi
Thinkstocks
Ilustrasi. Simak Info Terbaru Kemnaker Soal Kenaikan UMK Surabaya 2023 dan Daerah Lain. 

SURYA.CO.ID - Berikut ini dua alasan mengapa kenaikan UMK Surabaya dan daerah lain tak boleh lebih dari 10 persen.

Diwartakan sebelumnya, Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan memutuskan UMK 2023 naik maksimal 10 % saja.

Penetapan UMK 2023 yang juga berlaku untuk UMK Surabaya 2023 daerah lain di Jawa Timur ini tertuang dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 18 Tahun 2022 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2023.

Peraturan tersebut diteken oleh Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah pada 16 November 2022.

Dalam Pasal 7 Ayat 1 dijelaskan, penetapan atas Penyesuaian Nilai UM tidak boleh melebihi 10 % .

Hal itu ditegaskan lagi dalam Pasal 7 ayat 2.

"Dalam hal hasil penghitungan penyesuaian nilai Upah Minimum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) melebihi 10 persen, gubernur menetapkan Upah Minimum dengan penyesuaian paling tinggi 10 persen," bunyi Pasal 7 ayat 2.

Lantas, apa alasan UMK Surabaya 2023 dan daerah lain hanya boleh naik maksimal 10 % ?

Dilansir dari Kompas, Direktur Pengupahan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Dinar Titus Jogaswitani menjelaskan dua alasan kenaikan UMK Surabaya 2023 dan daerah lain maksimal 10 % . 

Pertama, kenaikan UMP di atas 10 % bisa membuat kelangsungan bekerja dan usaha bisa berhenti alias tidak beroperasi.

"Dikhawatirkan tidak dapat menjaga kelangsungan bekerja dan berusaha," jelasnya. 

Pasalnya, dalam kondisi seperti itu, pengusaha akan mengalami kesulitan untuk membayarkan upah minimum sehingga memengaruhi keberlangsungan usaha. 

Kedua, kenaikan UMP 2023 di atas dua digit atau lebih dari 10 %, bisa berpotensi mengakibatkan perekonomian tidak berjalan normal. 

Menaker Ida Fauziyah Minta Aturan UMK 2023 Dipatuhi

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved