Berita Sidoarjo

Frontage Road Gedangan Baru 23 Persen, Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Harap Selesai Sesuai Target

Proyek pembangunan Frontage Road segmen 2 Gedangan-Buduran Sidoarjo baru mencapai 23 persen.

Penulis: M Taufik | Editor: irwan sy
m taufik/surya.co.id
Salah satu titik lokasi frontage road di Gedangan Sidoarjo yang masih proses pembangunan. 

Berita Sidoarjo

SURYA.co.id | SIDOARJO - Proyek pembangunan Frontage Road segmen 2 Gedangan-Buduran Sidoarjo baru mencapai 23 persen.

Terjadi deviasi minus 6,3 persen dari rencana target 29,4 persen.

Untuk menutup deviasi tersebut, PT PLN UP 3 Sidoarjo dan PLN UP 3 Surabaya Selatan diharapkan bisa ngebut pemasangan tiang dan jaringan baru untuk mempercepat penuntasan jalan frontage yang ditargetkan tuntas akhir tahun 2022 tersebut.

“Kami tetap berharap proyek ini selesai sesuai target, yakni akhir Desember 2022. Selanjutnya, awal 2023 besok jalan frontage Aloha sudah tembus jalan Lingkar Timur Buduran,” kata Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor (Gus Muhdlor).

Menurutnya, yang perlu segera dituntaskan sekarang ini adalah pemasangan tiang listrik dan pembuatan jaringan baru.

Sejumlah tiang listrik yang lama belum bisa dibongkar karena PLN belum memasang tiang listrik yang baru.

Gus Muhdlor minta dalam minggu ini sudah ada progresnya dan pengerjaanya bisa dikebut untuk mengejar deviasi yang minus 6,3 persen.

"Saya minta Dinas PU BM SDA koordinasi secepatnya dengan instansi terkait (PT PLN UP 3 Sidoarjo dan PT PLN UP 3 Surabaya Selatan) agar minus deviasi 6,3 persen bisa dikejar," sebutnya.

Sementara Plt Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PU BM SDA Sidoarjo, Rizal Asnan, menyampaikan bahwa pihaknya sudah menggelar rapat koordinasi dengan PT PLN UP 3 Sidoarjo dan PT PLN UP 3 Surabaya Selatan pada tanggal 18 November hari Jumat kemarin.

Menurutnya, direncanakan pihak PLN UP 3 Sidoarjo tanggal 19 November kemarin melakukan pemasangan tiang baru PLN pada STA 5+690.

"Pemasangan tiang dan pembukaan jaringan baru dilanjutkan PLN UP 3 Sidoarjo di tanggal 27 November dengan total 9 tiang. Selanjutnya tanggal 28 November pihak kontraktor akan melakukan pembongkaran tiang listrik yang lama dan segera dilakukan pengerjaan jalan," terang Rizal.

Rizal juga menjelaskan, masih ada sejumlah tiang yang dalam kewenangan PLN UP 3 Surabaya Selatan belum dibongkar.

Tiang listrik dan jaringan yang dalam kewenangan PLN Surabaya Selatan itu jumlahnya ada 8 tiang.

"Rapat koordinasi antara PLN UP 3 Surabaya Selatan dengan kontraktor segera dilakukan agar bisa secepatnya dilakukan pemasangan jaringan baru dan pembongkaran tiang lama," lanjutnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved