Berita Kediri

Taman Exotree, Lahan Kosong di Kota Kediri yang Disulap Menjadi Pekarangan Pangan Lestari

Masyarakat melalui Kelompok Wanita Tani (KWT) Exotree RT 02 RW 01 Kelurahan Mojoroto kemudian memberi nama Taman Exotree.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/didik mashudi
Taman Exotree, lahan kosong yang disulap menjadi tempat pekarangan pangan lestari di RT 02 RW 01 Kelurahan Mojoroto, Kota Kediri. 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - Awalnya berupa lahan kosong tempat pembuangan sampah, masyarakat RT 02 RW 01 Kelurahan Mojoroto, Kota Kediri memanfaatkan untuk pekarangan pangan lestari (P2L).

Masyarakat melalui Kelompok Wanita Tani (KWT) Exotree RT 02 RW 01 Kelurahan Mojoroto kemudian memberi nama Taman Exotree.

Dini, Ketua KWT Exotree menjelaskan, lahan untuk tempat pembuangan sampah di lingkungan padat penduduk dianggap kurang sehat oleh warga sekitar.

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Pick Up Angkut 13 Orang di Wuluhan Kabupaten Jember, Satu Orang Tewas

Sehingga warga berswadaya memanfaatkan lahan tersebut untuk pekarangan pangan lestari yang saat ini telah membuahkan hasil.

Selain itu pernah mendapatkan dana hibah dua kali dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri yang dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk kemajuan Taman Exotree.

Baca juga: Berdayakan Karang Taruna Kota Kediri Melalui Penguatan Sumber Daya Manusia

Di antaranya, untuk pembentukan green house dan sarana prasarananya, seperti ornamen untuk rambatan tanamannya.

Dana hibah dibelanjakan sesuai rencana anggaran biaya untuk pengembangan.

Dana juga dibelanjakan untuk kompos, alat-alat, pipanisasi juga untuk memudahkan dalam penyiramannya sehingga koleksi tanaman telah membuahkan hasil.

Hasilnya juga telah dimanfaatkan warga dan dijual.

Setiap 2 bulan panen dan saat ini ada 8 macam tanaman.

Baca juga: Tekuni Usaha Kopi Rempah, Bhabinkamtibmas di Blitar Ini Bisa Raup Omzet Jutaan Rupiah

Di antaranya, panen kangkung sampai 20 kg, tomat 5 kg, sawi 12 kg, dan yang lainnya.

Hasil panen ini dijual di gazebo P2L dan ditawarkan kepada warga sekitar, sehingga sedikit membantu warga untuk konsumsi pangan sehat.

"Kita juga titip jual sayuran organik kita pada Kelompok Wanita Tani Burengan," jelasnya.

Baca juga: Pemkab Kediri Gelar Bursa Kerja 2022, Ada 2500 Lowongan dari 60 Perusahaan

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar meminta DKPP Kota Kediri untuk berdiskusi dengan Disbudparpora agar sayuran organik dari P2L Kota Kediri bisa memasok hasil panennya di hotel-hotel Kota Kediri.

Karena di Kota Kediri banyak taman pangan lestari hasil panennya bisa dijual pada acara car free day (CFD). Karena sayuran organik yang dijual di CFD banyak peminatnya.

BACA BERITA SURYA.CO.ID DI GOOGLE NEWS LAINNYA

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved