Berita Lamongan

BPJS Ketenagakerjaan Lindungi 8000 Nelayan Lamongan, Sayangnya Tidak Termasuk Keluarganya

"Langkah ini menunjukkan bahwa Pemkab Lamongan memperhatikan para nelayan agar terjamin dan lebih tenang saat bekerja melaut"

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Deddy Humana
surya/hanif manshuri
Deretan perahu nelayan ditambatkan di sepanjang TPI Lohgung Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan, Jumat (18/11/2022). 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Sebanyak 8000 nelayan di Lamongan dipastikan sudah dilindungi jaminan sosial ketenagakerjaan, yang akan menjamin para nelayan saat bekerja di tengah laut. Jaminan melalui BPJS Ketenagakerjaan itu dibayarkan selama tiga bulan pada tahun 2022, meski tidak memberi perlindungan serupa kepada keluarga nelayan.

"Perlindungan nelayan tersebut dibayarkan selama 3 bulan pada tahun ini untuk sebanyak 8.000 nelayan, " ungkap Kepala Bidang Perikanan Tangkap, Dinas Perikanan Kabupaten Lamongan, Hendro Setiyo B, Jumat (18/11/2022).

Hendro menjelaskan, mulai Oktober hingga 3 bulan ke depan, dan total anggaran yang dialokasikan nilainya sebesar Rp. 403.200.000. Namun yang masuk jaminan sosial ketenagakerjaan itu hanya untuk nelayan, dan tidak berlaku bagi anggota keluarga nelayan.

"Langkah ini menunjukkan bahwa Pemkab Lamongan memperhatikan para nelayan agar terjamin dan lebih tenang saat bekerja melaut," kata Hendro.

Apa yang disampaikan Kabid Perikanan Tangkap itu senada dengan penjelasan Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Lamongan, Dadang Setiawan. Dijelaskan Dadang, alokasi jaminan sosial ketenagakerjaan tersebut hanya mengkover nelayan, bukan keluarganya juga.

Bahkan kemungkinan jumlah peserta berkurang lantaran ada nelayan yang terkena resiko meninggal dunia. "Tiap bulan mungkin bisa berkurang. Dan informasinya bulan ini (November) juga ada yang meninggal dunia," kata Dadang.

Terhitung, pihaknya sudah membayarkan asuransi kepada keluarga nelayan sebesar Rp 42 juta. "Diterimakan kepada keluarga yang ditinggalkan," tandasnya.

Sementara sejumlah nelayan mengaku senang dengan langkah Pemkab Lamongan yang memperhatikan nelayan pantura melalui jaminan sosial ketenagakerjaan. "Ini langkah tepat yang membuat para nelayan tenang saat melaut," Muhammad, nelayan asal Blimbing. ****

Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved