Breaking News:

Berita Madiun

Molor, Pemkab Madiun Ajukan Perpanjangan 50 Hari Pembangunan Jembatan Luworo kepada BNPB

Seharusnya, pembangunan Jembatan Luworo Desa Luworo, Kecamatan Pilangkenceng. Kabupaten Madiun selesai pada 18 November 2022.

tribun jatim/sofyan arif
Pembangunan Jembatan Luworo di Desa Luworo, Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun. 

SURYA.CO.ID, MADIUN - Pemkab Madiun menyayangkan pihak kontraktor pelaksana yang tidak bisa menyelesaikan pembangunan Jembatan Luworo, Desa Luworo, Kecamatan Pilangkenceng.

Seharusnya, pembangunan Jembatan Luworo Desa Luworo, Kecamatan Pilangkenceng.Kabupaten Madiun dengan waktu pelaksana selama 180 hari kalender selesai pada 18 November 2022.

Namun realisasinya, pembangunan jembatan senilai Rp 16,9 miliar yang dikelola BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) tersebut masih di bawah 95 persen.

Sekda Kabupaten Madiun, Tontro Pahlawanto mengatakan pihaknya telah mengajukan permohonan perpanjangan waktu pelaksanaan pembangunan jembatan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

"Kita ajukan perpanjangan 50 hari pada BNPB karena itu kan dana rehabilitasi/rekontruksi dari BNPB," kata Tontro, Kamis (17/11/2022).

Ia telah mengajukan perpanjangan kontrak selama 50 hari mulai tanggal 18 November 2022

Permohonan perpanjangan tersebut telah diajukan lebih dari sepekan yang lalu namun hingga kini Tontro belum mengetahui apakah pengajuan perpanjangan tersebut telah disetujui atau belum.

"Kalau itu disetujui apakah ada denda atau apa konsekuensinya nanti kita lihat," lanjutnya.

Dari laporan yang Tontro dapatkan, molornya pembangunan tersebut dikarenakan datangnya musim hujan sehingga mengaggu pengecoran terutama di bagian bawah bangunan.

"Tentu kami cukup menyayangkan kita inginnya (rampung) sesuai schedule," pungkasnya.

BACA BERITA SURYA.CO.ID DI GOOGLE NEWS LAINNYA

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved