Berita Kediri

Cetak Entrepreneur Baru, Dinas Koperasi UMTK Kota Kediri Gelar Pelatihan Batik Ecoprint

Kegiatan ini merupakan implementasi penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian Koperasi dan UKM.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/didik mashudi
Peserta pelatihan Batik Ecoprint yang diselenggarakan di Klinik UMKM, Kota Kediri. 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja UMTK) Kota Kediri menggelar pelatihan Batik Ecoprint yang diselenggarakan di Klinik UMKM selama tiga hari.

Kegiatan ini merupakan implementasi penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian Koperasi dan UKM.

Kepala Dinkop UMTK Kota Kediri Bambang Priyambodo mengatakan, pelatihan gelombang ke-5 merupakan rangkaian pelatihan yang sudah dilaksanakan. Di antaranya, literasi keuangan dan digitalisasi UMKM.

Dijelaskan, sebelumnya pengumuman pendaftaran telah diunggah melalui media sosial dan telah terjaring 25 peserta.

“Siapapun bisa mendaftar namun harus memenuhi persyaratan yakni merupakan warga Kota Kediri dan telah memiliki Nomor Izin Berusaha (NIB). Selain medsos, kita juga sosialisasikan pendaftaran di grup-grup WA. Peserta rata-rata sudah punya basic dan sudah memiliki usaha. Bagi yang belum memiliki NIB dan berminat untuk ikut, juga siap memfasilitasi dalam pembuatan NIBnya,” jelasnya.

Pelatihan kali ini juga menggandeng LPK yang kredibel dan kompeten berlangsung elama 3 hari sampai dengan 18 November 2022.

Di akhir pelatihan, peserta akan mengikuti uji kompetensi dan jika dinyatakan lulus, akan memperoleh sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

“Di hari ketiga ada uji kompetensi dari BNSP yang merupakan lembaga independen yang dibentuk pemerintah, dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja di semua bidang profesi. Dengan sertifikat BNSP, peserta bisa memberikan pembuktian bahwa kemampuan yang dimiliki telah diakui oleh para penguji yang kompeten,” jelasnya.

Kegiatan ini akan ditindaklanjuti dengan evaluasi dan monitoring melalui pendamping yang sudah disiapkan.

Diharapkan para peserta memiliki kompetensi dan bisa menjadi enterprenuer handal.

“Dengan pendampingan, kita bisa lihat perkembangan mereka dan akan ada pelaporan per triwulan. Setelah selesai kegiatan ini, kita lakukan monitoring dan kalau mungkin mandek kita gali apa permasalahan yang dihadapi. Kita dorong untuk memanfaatkan era digital untuk pemasaran dan ini bisa juga bisa membuka peluang untuk membuka lapangan kerja,” jelasnya.

BACA BERITA SURYA.CO.ID DI GOOGLE NEWS LAINNYA

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved