Berita Madiun

Aplikasi ZR RKT BPBD Kabupaten Madiun Tak Bisa Dioperasikan, Kejari Langsung Lakukan Penyelidikan

Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun mulai melakukan penyelidikan terhadap aplikasi ZR (Zero Risk) RKT BPBD Kabupaten Madiun yang tidak bisa dioperasikan

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Sofyan Arif Candra Sakti
Kepala Seksi Intelijen Kejari Kabupaten Madiun, Ardhitia Harjanto. 

SURYA.CO.ID, MADIUN - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun mulai melakukan penyelidikan terhadap aplikasi ZR (Zero Risk) RKT BPBD Kabupaten Madiun yang tidak bisa dioperasikan. 

Kepala Seksi Intelijen Kejari Madiun, Ardhitia Harjanto menyayangkan aplikasi tersebut tidak bisa digunakan di saat diperlukan, yaitu saat musim hujan datang dan bencana hidrometeorologi mengancam.

"Sedang kami pelajari aplikasi ZR RKT milik BPBD Kabupaten Madiun," kata Ardhi, Rabu (16/11/2022).

Ia sendiri telah mencoba berulang kali aplikasi dengan nilai kontrak Rp 349.591.000,00 dari sumber anggaran APBD tahun 2020 tersebut, namun memang tidak bisa digunakan.

"Kami akan menggandeng tim ahli, bisa tim IT untuk mempelajari secara detail," tambahnya.

Kejari Madiun sendiri juga tidak menutup kemungkinan akan memanggil pengguna anggaran maupun perusahaan yang mengerjakan aplikasi tersebut.

"Bisa saja, tapi saat ini masih kami pelajari terlebih dahulu," pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved