Breaking News:

Berita Surabaya

Tarif PDAM Surya Sembada Surabaya untuk Kelas Menengah Atas dan Komersial Naik Januari 2023

Tarif PDAM Surya Sembada Surabaya akan naik dari semula sekitar Rp 3.619 per meter kubik (m3) menjadi sekitar Rp 4.070 per meter kubik (m3).

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: irwan sy
SURYA.CO.ID/Bobby Constantine Koloway
Kantor PDAM Surya Sembada Surabaya. 

Berita Surabaya

SURYA.co.id | SURABAYA - Tarif Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Surya Sembada Surabaya akan naik dari semula sekitar Rp 3.619 per meter kubik (m3) menjadi sekitar Rp 4.070 per meter kubik (m3).

Penyesuaian tarif PDAM tersebut paling cepat akan berlaku di Kota Pahlawan ini mulai Januari 2023.

"Tim ahli Pemkot sudah mengkaji detail terkait penyesuaian tarif ini. Kan sudah 15 tahun tidak naik. Kalaupun naik tidak sampai seribu perak. Tunggu ya tarif resminya Januari 2023," ujar Dirut PDAM Surya Sembada Surabaya Arif Wisnu Cahyono, Selasa (15/11/2022).

Tarif rata-rata Rp 3.619 itu sudah berlaku sejak 2005 hingga saat ini belum ada kenaikan.

Tim ahli juga sudah melakukan kajian akademik bahwa tarif selama ini tidak berkeadilan.

Antara warga kelas menengah ke atas dengan ke bawah dipukul rata.

Perlu pemberlakuan formula baru terkait tarif PDAM ini.

"Selama ini masih banyak kelompok pelanggan kelas menengah yang menikmati subsidi tarif. Besok harus ada penataan. Bisa dibilang kenaikan besok hanya untuk kelas menengah ke atas dan industri," terang Arif.

Dia menjelaskan bahwa kenaikan tarif PDAM di Kota Surabaya besok adalah untuk pelanggan PDAM kelompok 2, yakni kelompok menengah atas dan komersial (industri dan niaga).

Sementara untuk kelompok 1 atau menengah ke bawah berlaku subsidi.

Kelompok 1 adalah sosial umum, Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), Rumah Sederhana (RS) dan Rumah Sangat Sederhana (RSS).

Kelompok ini akan mengalami kenaikan tarif jika pemakaian lebih dari 20 m3 per hari.

"Kalau pakai hanya 10 m3 per bulan malah gratis. Hanya berkewajiban bayar sewa meter dan retribusi kebersihan saja. Saat ini skema itu tengah difinalisasi, termasuk tarif baru," kata Arif.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved