Grahadi

Pemprov Jatim

Kick Off SUMP, Khofifah: 8 Daerah di Gerbangkertasusila Plus Akan Terkoneksi oleh Angkutan Massal

Gubernur Khofifah menegaskan, Delapan daerah yang masuk Dalam Gerbangkertasusila Plus akan segera terkoneksi oleh angkutan massal.

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Fatimatuz Zahro
Gubernur Khofifah Indar Parawansa dalam acara Kick Off Sustainable Urban Mobility Plan yang juga dihadiri langsung oleh Pemerintah Jerman, khususnya Principal Portfolio Manager Green Infrasstructure Initiative (GII) KfW, Olaf Goerke di Gedung Negara Grahadi, Selasa (15/11/2022). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa kawasan penyangga Surabaya akan segera terkoneksi oleh angkutan massal.

Hal itu ia sampaikan usai Kick Off Sustainable Urban Mobility Plan (SUMP) di Gedung Negara Grahadi, Selasa (15/11/2022). 

Kick Off SUMP tersebut dihadiri langsung oleh pemerintah Jerman, khususnya Principal Portfolio Manager Green Infrasstructure Initiative (GII) KfW Olaf Goerke

Dalam kesempatan itu, Gubernur Khofifah bersama kepala daerah dari delapan daerah di wilayah Gerbangkertasusila Plus melakukan penandatangan kesepahaman bersama untuk mendukung dan menyukseskan SUMP yang menjadi perencanaan pembangunan konektivitas kawasan Gerbangkertasusila Plus

Delapan daerah yang masuk Dalam Gerbangkertasusila Plus adalah Kota Surabaya, Kota Mojokerto, Kabupaten Gresik, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten. Mojokerto, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Jombang, Kabupaten Bojonegoro danKabupaten Tuban.

“Jadi November tahun lalu, Mr Olaf sudah ke sini. Saat itu beliau menyampaikan terkait koneksitas di kawasan hinterland Surabaya. Nah saat itu saya jelaskan bahwa hinterland Surabaya sekarang sudah sangat berkembang, bukan hanya Sidoarjo Gresik. Tapi juga sampai Mojokerto dan juga Lamongan,” kata Khofifah usai acara kick off, pada media.

Tidak sampai di sana, Khofifah juga menyatakan, bahwa saat ini di Tuban akan ada pembangunan perusahaan ekstraksi dan kilang minyak Rosnef. Yang kemungkinan akan merekrut sangat banyak karyawan.

“Maka reaktivasi kereta dari Surabaya sampai Tuban, kemudian belok ke Babat dan lanjut ke Jombang menjadi penting. Saat itu sudah kami sampaikan. Alhamdulillah itu sekarang sudah ada dalam perencanaan SUMP,” tegas Khofifah.

Sebagaimana diketahui, SUMP yang dilakukan Kick Off hari ini, adalah dimulainya penyusunan dokumen perencanaan sistem angkutan perkotaan di wilayah Gerbangkertasusila Plus. Yang harapannya dengan dilakukan MoU, semua kepala daerah yang berkepentingan bisa memberikan dukungan penuh dan menyukseskan penyusunan SUMP.

“Nah SUMP ini perencanaannya ini lewat hibah. Dari pemerintah Jerman lewat KfW. Maka terima kasih Mr Olaf karena ini akan menjadi bagian yang tidak hanya komitmen untuk membuat public transportation di Gerbangkertasusila  Plus. Tapi wujudkan infrastruktur hijau,” tegasnya. 

Di sisi lain, Principal Portfolio Manager Green Infrasstructure Initiative (GII) KfW, Olaf Goerke mengatakan bahwa kegiatan kick off hari ini sangat positif. Sebab Surabaya menurut Pemerintah Jerman adalah kota yang sangat penting. 

“Kami sekarang fokus bersama Pemerintah Indonesia untuk membuat perencanaan mobilitas perkotaan masa depan yang di-support oleh Pemerintah Jerman,” tegasnya. 

Dikatakannya, KfW dan Pemerintah Jerman telah berkomitmen bersama Pemerintah Indonesia  untuk melanjutkan melanjutkan prakrasa infrastruktur hijau di Indonesia.

Untuk itu, ia sejak awal langkah telah mengawal untuk SUMP di kawasan Gerbangkertasusila  hingga membangun investasi lanjutan. 

“Jadi tidak hanya planning. Tapi sudah ada rencana investasi ke depan,” tegasnya. 

Rencananya, Surabaya Regional Railway Line (SRRL) digadang akan dimulai di tahun 2023. Saat ini, pihaknya terkait proyek SRRL sudah ada di tahap akhir. Di mana mereka siap untuk melakukan penandatanganan di akhir tahun 2022 dengan Kemenkeu dan Pemerintah Jerman. 

“Jadi kalau SUMP ini, kami sifatnya hibah senilai 1,49 juta euro atau sekitar Rp 23 miliar. Yang dipecah 1 juta euro untuk hibah penyusunan SUMP dan sisanya untuk feasibility  study,” pungkas Olaf. 

Sedangkan untuk SRRL, nilai investasinya akan menjadi 330 juta euro, dengan 230 euro akan berupa pinjaman lunak.

BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved