Berita Kota Mojokerto

Hanya Bertambah Rp 125 Ribu, UMK Kota Mojokerto Tahun 2023 Diprediksi Bakal Naik 6 Persen

Sebelumnya pemda sudah melakukan survei KHL dua kali yakni di Pasar Tanjung Anyar, Pasar Prajurit Kulon dan Pasar Benteng Pancasila

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Deddy Humana
surya/mohammad romadoni
Kepala DPMPTSP Naker Kota Mojokerto, Heryana Dodik Murtono mengikuti rapat pleno penentuan usulan UMK 2023. 

SURYA, CO.ID, KOTA MOJOKERTO - Upah Minimum Kota atau Kabupaten (UMK) Kota Mojokerto diprediksi bakal naik sekitar enam persen pada tahun 2023. Rencananya, UMK Kota Mojokerto yang sebelumnya Rp 2,5 juta bakal naik sekitar Rp 125.000.

Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Dan Tenaga Kerja (DPMPTSP Naker) Kota Mojokerto, Heryana Dodik Murtono menjelaskan, rencana kenaikan UMK ini sesuai survey Kebutuhan Hidup Layak (KHL) pada Agustus- Oktober 2022. Usulan kenaikan UMK tersebut masih dalam pembahasan menunggu hasil rapat pleno.

"Perkiraan kenaikan sekitar Rp 125.000 sudah kita simulasikan di angka Rp 2,6 juta lebih dari UMK tahun lalu Rp 2,5 juta. Nanti detailnya akan kami plenokan pada 17 November," jelasnya Dodik saat pertemuan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Gajah Mada Kota Mojokerto, Selasa (15/11/2022).

Ia mengatakan hasil pleno nantinya akan dilaporkan ke Wali Kota Mojokerto selaku Ketua LKS Tripartit dan diusulkan ke Provinsi Jawa Timur, pada 22 November. "Pleno nanti yang menentukan penghitungan UMK Kota Mojokerto berdasar PP 36 Tahun 2021 tentang pengupahan," ungkapnya.

Menurut Dodik, sebelumnya pemda sudah melakukan survei KHL dua kali yakni di Pasar Tanjung Anyar, Pasar Prajurit Kulon dan Pasar Benteng Pancasila. "Jadi dari survei KHL Agustus sebesar Rp 1,8 juta dan kedua Oktober naik lagi Rp 1,9 juta karena dipicu kenaikan harga BBM," ucap Dodik.

Kenaikan UMK Kota Mojokerto ini dalam pleno akan dimasukkan sejumlah variabel di antaranya pertumbuhan ekonomi, tingkat inflasi, rata-rata rumah tangga, rata-rata konsumsi per kapita dan rata-rata banyaknya anggota keluarga yang bekerja. "Semuanya ada rumusnya, tetap mengacu PP 36 termasuk ada ambang batas dan ambang bawah," bebernya.

Di sisi lain, Koordinator Lembaga Kerjasama Tripartit (LKS) Kota Mojokerto, Hendro Anugrah menambahkan keputusan Dewan Pengupahan Kota (Depeko) nantinya adalah UMK masa kerja sampai 12 bulan. "Untuk UMK Kota Mojokerto tahun 2022 sebesar Rp 2,5 juta, sudah di atas angka KHL dan juga 2023," pungkasnya. *****

Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved