Breaking News:

Berita Mojokerto

DPUPR Kabupaten Mojokerto Tambah Alokasi Anggaran Perbaikan Jalan dan Jembatan Tahun 2023

Menambah alokasi anggaran untuk mendukung program peningkatan infrastruktur perbaikan jalan dan jembatan, pada tahun 2023.

surya.co.id/mohammad romadoni
Kondisi ruas jalan rusak parah selama dua tahun tidak kunjung diperbaiki di Dusun Swideng Desa Tawangsari- Desa Pakis Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. 

SURYA.CO.ID, MOJOKERTO- Pemerintah Daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mojokerto bakal menambah alokasi anggaran untuk mendukung program peningkatan infrastruktur perbaikan jalan dan jembatan, pada tahun 2023.

Apabila sebelumnya anggaran yang digunakan untuk perbaikan jalan dan jembatan di tahun ini senilai Rp 109 miliar maka tahun depan akan ditambah hingga sekitar Rp 175 miliar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Rinaldi Rizal Sabirin menjelaskan penambahan alokasi anggaran untuk peningkatan jalan dan jembatan masih dalam proses pembahasan.

"Tapi prediksi kami, perkirakan anggaran tahun depan untuk jalan dan jembatan saja sekitar Rp.175 miliar Tahun 2023 belum pasti tapi dikisaran segitu," jelasnya kepada Surya.co.id," Senin (14/11/2022).

Rinaldi mengatakan penambahan anggaran ini untuk perbaikan maupun perawatan jalan dan jembatan secara merata di setiap kecamatan.

Baca juga: Jembatan Ambrol di Jatirejo, Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto akan Lapor Bupati

Baca juga: Gorong-Gorong Dibongkar, Jalan Veteran Lamongan Ditutup Selama Sebulan, Ini Rute Alternatifnya

Ia mencontohkan misalnya ruas jalan Kembangsri sampai ke Tambakrejo Kecamatan Ngoro yang sudah menjadi prioritas lama nantinya akan dilakukan perbaikan dengan jalan beton.

Kemudian, rencana perbaikan ruas jalan Lakardowo-Jetis sekitar 200 meter.

Lalu jembatan penghubung di Desa Sugeng, Kecamatan Trawas yang perbatasan dengan wilayah Kecamatan Ngoro.

"Ruas jalan Kembangsri-Tambakrejo Ngoro yang sudah menjadi prioritas lama tahun depan akan dicor atau di beton. Jalan Desa Tawangsari Trowulan yang masih ada sedikit rusak karena warganya menolak menyisakan 200 meter tahun depan dicor," bebernya.

Masih kata Rinaldi, sesuai visi dan misi Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati dalam pemerataan infrastruktur hingga ke desa-desa di 18 Kecamatan tersebut.

"Sehingga dengan visi misi itu kita harus membangun secara merata di setiap kecamatan minimal ada satu jalan poros yang kita perlebar dan kita beton," ungkapnya.

Dia mengungkapkan peningkatan jalan dan jembatan tahun depan diprioritaskan terutama akses yang dapat membangkitkan ekonomi masyarakat di Kabupaten Mojokerto.

Jika empat tahun lalu banyak jalan rusak di utara sungai (Dawarblandong, Kemlagi, Jetis dan Gedeg) namun kalau sekarang terbalik justru di wilayah selatan sungai yang perlu perbaikan.

Perlu diketahui panjang jalan di Kabupaten yakni 1.082 Kilometer dan kurang lebih dari 900 kilometer sekitar 82 persen sudah dalam kondisi bagus.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved