Berita Kota Mojokerto

Empat Bahan Pokok di Kota Mojokerto Mulai Naik, Diprediksi Terus Merangkak Sampai Akhir Tahun

bahan kebutuhan pokok yang paling cepat mengalami kenaikan adalah telur, minyak goreng, beras dan gula.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Deddy Humana
surya/mohammad romadoni
Pedagang bahan kebutuhan pokok di Pasar Tanjung Anyar, Kota Mojokerto. 

SURYA.CO.ID, MOJOKERTO - Kenaikan beberapa bahan kebutuhan pokok yang mengikuti siklus tahunan kembali dirasakan saat mendekati momentum perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Ini terlihat di Pasar Tanjung Anyar Kota Mojokerto, di mana beberapa bahan pokok mulai merangkak naik seiring terjadinya kenaikan permintaan dan inflasi sebagai dampak kenaikan BBM.

Meski tidak signifikan, namun diprediksi kenaikan bahan kebutuhan pokok akan terus merangkak hingga akhir tahun. Dari informasi yang dihimpun, bahan kebutuhan pokok yang paling cepat mengalami kenaikan adalah telur, minyak goreng, beras dan gula.

"Ya harga-harga sembako mulai naik menjelang Nataru karena banyaknya permintaan pasar. Tetapi tidak banyak naiknya, kalau telur dari harga Rp 25.000 menjadi Rp 27.000 per KG," ucap Heri, seorang pedagang di Pasar Tanjung Anyar, Minggu (13/11/2022).

Menurut Heri, harga minyak goreng curah dari Rp 14.000 menjadi Rp 16.000 per liter. Kemudian harga beras naik dari awalnya Rp 10.000 menjadi Rp 11.500 per KG. "Gula pasir naik tetapi tidak banyak, hanya Rp 500," ungkapnya.

Hal senada juga dirasakan salah satu pedagang, Eva, terkait kenaikan harga bahan kebutuhan pokok yang lumrah terjadi jelang Nataru. Menurut Eva, harga komoditas pangan merangkak naik sejak sepekan lalu. "Biasanya memang naik kalau Natal sampai akhir tahu, nanti harganya bisa naik tajam," kata Eva.

Kepala Disperindagkopuk Kota Mojokerto, Ani Wijaya saat dikonfirmasi membenarkan harga bahan pokok di sejumlah pasar tradisional mulai merangkak naik dalam sepekan ini.

Meski beberapa bahan pokok naik namun dipastikan stok aman sampai akhir tahun. "Kita akan menggelar pasar murah pekan depan sebagai upaya intervensi trend maupun proyeksi kenaikan harga bahan pokok," jelas Ani.

Ani menyebut, diprediksi kenaikan harga bahan pokok terus berlanjut apalagi ditambah dengan banyaknya permintaan masyarakat. "Diprediksi harga bakal naik terus tetapi kita lihat kondisi pasar," pungkasnya. *****

Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved